Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Lava Tour Merapi Kian Diminati, Armada Jeep Capai 1.800 Unit

badge-check


					Tour dengan Jeep klasik Perbesar

Tour dengan Jeep klasik

Penulis: Adi Wardana | Editor: Yobie Hadiwijaya

JOGJAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Lava Tour Merapi di lereng selatan Gunung Merapi, Sleman, Yogyakarta, terus menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati petualangan sekaligus mengenal sejarah erupsi gunung api paling aktif di Indonesia. Dengan menggunakan jeep klasik, pengunjung diajak menyusuri jalur bekas aliran lahar, menikmati panorama lereng Merapi, hingga mengunjungi berbagai lokasi yang menjadi saksi dahsyatnya erupsi.

Guide Lava Tour Merapi, Apri, mengatakan saat ini terdapat sekitar 1.800 unit jeep yang terdaftar di kawasan selatan Merapi untuk melayani wisatawan setiap hari. Menurutnya, setiap perjalanan menawarkan pengalaman berbeda karena memadukan keindahan alam dengan cerita tentang kehidupan masyarakat yang berdampingan dengan Merapi.

Selain melintasi jalur berbatu dan sungai, wisatawan juga diajak singgah di Museum Sisa Hartaku serta rumah Mbah Marijan yang kini menjadi salah satu ikon wisata sejarah erupsi. Destinasi tersebut memberikan gambaran mengenai dampak bencana sekaligus ketangguhan warga dalam bangkit setelah erupsi.

Apri menuturkan kunjungan wisatawan masih didominasi wisatawan domestik. Namun, pada periode tertentu seperti Agustus dan Ramadan, jumlah wisatawan mancanegara meningkat hingga mencapai sekitar 80 persen dari total pengunjung.

Salah seorang wisatawan asal Salatiga, Ibnu, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mengikuti Lava Tour Merapi. Menurutnya, perjalanan menyusuri kawasan lereng Merapi tidak hanya menghadirkan sensasi petualangan, tetapi juga menambah wawasan tentang sejarah erupsi dan kehidupan masyarakat setempat.

Pengelola berharap Lava Tour Merapi terus berkembang sebagai destinasi wisata alam unggulan yang memadukan keindahan lanskap, petualangan, dan edukasi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar lereng Merapi.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Hari Santri, Pemkab Jombang Imbau Kenakan Sarung dan Busana Muslim Empat Hari

19 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Minibus Angkut 14 Suporter PSS Sleman Laka di Tol Saradan, 4 Orang Tewas

19 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Masa Penutupan Bandara King Khalid

19 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Mundur Dua Tahun, Sertifikasi Halal Oktober 2028

18 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kemenhub Perketat Pengawasan Kendaraan ODOL di Tanjung Perak

18 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Warsubi Punya Target Ringin Contong Carnival Masuk KEN

18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Prajurit TMMD 130 di Jombang Pun Turun ke Sawah Bantu Petani Panen Cabe Warga Klitih

18 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Jenazah M Afen Nur Rohman Tertahan di Polandia, belum Bisa Dibawa Pulang ke Jombang

18 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Kerjasama dengan ITS, Eri Cahyadi Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Sesar Kendeng dan Banjir Rob

18 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Trending di Nasional