Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Gegara Sepatu Kekecilan, Mandala Siswa SMP 4 Samarinda Meninggal Dunia

badge-check


					Keluarga Ratnasari, ibu mendiang Mandala, 15, pelajar SMPN 4 Samaribda, Kaltim,  mendapat simpati dari tetangga dan sanak familinya. Foto: Instagram@kawanku.id Perbesar

Keluarga Ratnasari, ibu mendiang Mandala, 15, pelajar SMPN 4 Samaribda, Kaltim, mendapat simpati dari tetangga dan sanak familinya. Foto: Instagram@kawanku.id

Penulis:  Mulawarman  | Editor: Priyo Suwarno

SAMARINDA, SWARAJOMBANG.CO– Mandala Rizky Syahputra, 15, siswa SMK Negeri 4 Samarinda,  Kalimantan Timur, meninggal dunia. Disebabkan infeksi, akibat dipaksakan kaki ukuran 44 mengenakan sepatu ukuran 40.

Akibatnya,  muncul luka, bengkak, dan infeksi yang makin parah karena ia tetap beraktivitas sekolah dan magang dengan memendam siksaan sepatu kesempitan.

Sakitnya berkembang bertahap: awalnya pegal di jari kaki, lalu menjalar ke punggung kaki, pinggang, dan punggung, sementara nafsu makannya menurun dan tubuhnya makin lemah.

Sepatu kenangan mendiang Mandala yang masih disimpan oleh ibunya. Foto: instagram@kawanku.id

Mendiang, menurut  Ratnawati, orang tua tunggal Mandala, sakitnya itu dari kakinya. Bahkan saat magang di Ramayana, ia harus berdiri dengan dalam kondisi kaki kesakitan.

Keluarganya sempat berusaha mencari pengobatan, tetapi keterbatasan ekonomi membuat penanganannya tidak maksimal.

Mandala kemudian meninggal pada Jumat, 24 April 2026, dan sejumlah laporan menyebut kematiannya sebagai komplikasi kesehatan yang berawal dari masalah sepatu yang terlalu kecil.

Remaja itu pun saat meninggal diberangkatan dari sekolahnya, bahkan dimandikanbserta dikafani disana.

Mengapa? Karena ia tinggal di sebuah rumah Nama ibunya disebut Ratnasari, sementara dari informasi yang muncul, rumah duka berada di Perumahan Karpotek Blok GG, Samarinda.

Kondisi rumahnya memang tak mungkin melaksanakan upacara pemakaman Mandala, sehingga jenazah dimandikan, dikafani serta diberangkatkan dari SMPN 4.

Kabar ini kemudian didengar dan mendapat perhatian dari Rina Zainun, Ketua TRC PPA Kaltim.

Ia pun menegaskan bahwa kasus Mandala tidak bisa disederhanakan hanya sebagai persoalan sepatu sempit.

Menurut dia, yang lebih penting dilihat adalah kondisi kesehatan korban yang memburuk, latar belakang ekonomi keluarga, dan empati dari pihak-pihak yang merespons kasus ini.

Ia bahkan menyebut peristiwa ini sebagai tamparan keras bagi dunia pendidikan, karena ada unsur kelalaian sosial yang ikut memperburuk keadaan anak.

Rina Zainun mengatakan sepatu kekecilan hanya menjadi pemicu awal, sedangkan penyebab kematian Mandala adalah kondisi sakit yang kemudian muncul dan memburuk.

Ia juga menilai respons pejabat terkait kasus itu kurang menunjukkan empati.

Mandala Rizky Syahputra diduga mulai sakit setelah memaksakan memakai sepatu yang kekecilan.

Luka dan infeksi pada kaki kemudian memburuk, tubuhnya melemah, hingga akhirnya ia meninggal dunia pada 24 April 2026.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik

13 September 2026 - 19:24 WIB

Seminggu Harga Emas Melemah Rp33 Ribu/Gram

13 September 2026 - 19:13 WIB

Harga Cabai Melonjak, Bapanas Upayakan FDP

13 September 2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya Terima 3.283 Aduan Desil

9 September 2026 - 19:12 WIB

Beras Kita Kemasan Baru untuk SPHP

8 September 2026 - 18:46 WIB

Pengenaan Pajak Minuman Berpemanis Tak Menentu

7 September 2026 - 19:56 WIB

Diskon Rp25.000 Bright Gas, Cek Waktunya

4 September 2026 - 20:00 WIB

Selama Menjabat Purbaya Janji Tak Ada Tax Amnesty

3 September 2026 - 18:42 WIB

Harga Kosmetik Berpotensi Naik karena Sertifikasi Halal

2 September 2026 - 18:53 WIB

Trending di Ekonomi