Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
BATU, SWARAJOMBABG.COM – Jembatan Cangar, Kota Batu, kembali menjadi lokasi tragedi. Seorang pemuda asal Lumajang ditemukan tewas setelah diduga terjun dari atas jembatan setinggi sekitar 50 meter pada Kamis, 23 April 2026.
Korban diketahui bernama Dandy Pratna Wahyu, 24, warga Sumberejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
Identitas korban berhasil dipastikan polisi setelah proses penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Kapolres Batu, AKBP Dwi Apriyo, mengonfirmasi kejadian tersebut melalui rilis resmi pada Jumat, 24 April 2026.
“Korban jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter. Tim SAR gabungan Polres Batu, BPBD, dan relawan segera mengevakuasi jenazah pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB,” ujarnya.
Menurut saksi mata Andi, 35, warga sekitar, korban sempat terlihat mondar-mandir di atas jembatan sebelum akhirnya melompat.
“Dia sendirian, kelihatannya lagi sedih. Kami coba teriak, tapi terlambat,” kata Andi [1]. Polisi masih menyelidiki motif kejadian, termasuk kemungkinan korban bunuh diri akibat depresi.
Di media sosial juga sempat beredar video yang memperlihatkan korban di atas jembatan sebelum kejadian, namun rekaman itu masih perlu diperlakukan hati-hati hingga ada verifikasi resmi.
Polisi dan pihak terkait juga disebut akan memperkuat pengamanan di kawasan Cangar, termasuk opsi penambahan CCTV dan pagar pengaman.
Kronologi kejadian
- Kamis, 23 April 2026, korban diduga berada di kawasan Jembatan Cangar sejak pagi hari.
- Seorang pengguna jalan yang melintas melihat sepeda motor tanpa pelat nomor dan sepasang sandal terparkir di tepi jembatan, tanpa terlihat pemiliknya.
- Kecurigaan itu dilaporkan ke petugas, lalu tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencaria.
- Jasad korban ditemukan di dasar jurang bawah jembatan dalam kondisi tak bernyawa.
- Proses evakuasi dilakukan pada Jumat pagi karena medan yang terjal menyulitkan petugas saat menurunkan dan mengangkat jenazah.
- Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Batu untuk pemeriksaan lanjutan.**











