Menu

Mode Gelap

Headline

Menteri PPA Arifah Kunjungi Jombang: Sekolah Harus Jadi Benteng Aman bagi Anak Perempuan

badge-check


					Suasana asrama siswa SR 08 Mojoagung, Jombang, tidak luput dari pengamatan Menteri PPA Arifah Fauzi saat datang ke Jombang juga ke UNIt Pelayanan PPA, Jumat 3 April 2026. Foto: Instagram@jombangkab.go.id Perbesar

Suasana asrama siswa SR 08 Mojoagung, Jombang, tidak luput dari pengamatan Menteri PPA Arifah Fauzi saat datang ke Jombang juga ke UNIt Pelayanan PPA, Jumat 3 April 2026. Foto: Instagram@jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM –  Ratusan anak desa usia 7-12 tahun di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Mojoagung kini bernyanyi riang, menggambar pelangi mimpi—bukan lagi dibelenggu dinding sawah dan norma sosial yang sesak..

Mereka hadir untuk menyambut kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi mendarat di Jombang, Jumat (3/4/2026).

Didampingi Sekda Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Arifah langsung terjun ke kelas bambu sederhana itu.

“Pendidikan adalah kunci pintu harapan! Sekolah harus jadi benteng aman bagi anak perempuan, bebas dari putus sekolah akibat kawin paksa, kemiskinan, atau adat beku,” tegasnya sambil tersenyum lebar pada gadis kecil yang memamerkan lukisan pelangi cerah.

Program inovatif Pemkab Jombang ini dipuji menteri sebagai “laboratorium inklusif nasional”. “Saya beri penghargaan tinggi atas langkah pemberdayaan perempuan lewat pendidikan. Manfaatkan peluang ini, nak—jadi generasi tangguh!” serunya, membangkitkan sorak anak-anak yang haus ilmu.

Tak puas satu titik, Arifah lanjut ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Jombang—benteng pertahanan anti-kekerasan yang beroperasi mulus.

Dari pendampingan korban hangat, antar-jemput gratis, hingga konseling psikologis humanis, semuanya dipuji: “Tim di sini responsif, penuh empati. Jombang bukti nyata keseriusan lindungi perempuan dan anak!”

Menteri tekankan senjata ampuh: kolaborasi pusat-daerah plus sosialisasi masif. “Lihat kekerasan? Hubungi SAPA 129 segera—setiap laporan selamatkan nyawa!” pintanya pada petugas dan warga.

Kunjungan ini perkuat sinergi, jadikan Jombang percontohan nasional: tempat anak belajar tanpa takut, mimpi tanpa batas.

Jombang kini bukan sekadar hiruk-pikuk gotong royong sawah. Ini babak baru—pendidikan dan perlindungan bersatu, hembuskan masa depan cerah bagi setiap anak desa. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amerika Makin Babak Belur, Iran Klaim Tembak Jatuh 3 Pesawat dan 2 Helikopter

5 April 2026 - 23:22 WIB

Reruntuhan Roket China CZ-3B R/B Jatuh di Samudera, bukan di Gedung Aji Tulang Bawang Lampung

5 April 2026 - 12:35 WIB

Gurita Suap Cukai Rokok, KPK Memanggil Muhammad Suryo Bos HS tetapi Tidak Hadir Tanpa Alasan

5 April 2026 - 10:57 WIB

Muncul Video dan Gambar Iran Sedang Menginterogasi Pria Berpakaian Pilot, Pasca F-15E dan A-10 Warthog Ditembak Jatuh

5 April 2026 - 09:55 WIB

Markonah Penderita Stroke Tewas, Rumah Gedek Terbakar di Jetis Mojokerto

5 April 2026 - 07:47 WIB

Presiden Prabowo Peluk Bayi Prajurit TNI yang Tak Pernah Jumpa Ayahnya Serka Anumerta Nur Ichwan

4 April 2026 - 21:57 WIB

Jembatan Buk Wedi Ditutup Total Mulai 6 April 2026, Dibangun Ulang dengan Anggaran Rp 14,5 Miliar

4 April 2026 - 19:31 WIB

Terjerat Bisnis Biji Kakao Fiktif, Hakim Vonis Hukuman Tiga Dosen Senior UGM 3-2 Tahun Penjara

4 April 2026 - 18:36 WIB

Pemkab Banyuwangi Meratakan Ekonomi: Minimarket Jejaring Buka 08.00 Tutup 21.30 WIB

4 April 2026 - 18:28 WIB

Trending di Ekonomi