Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMANG.COM- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan rencana WFH satu hari seminggu untuk ASN usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Kamis, 19 Maret 2026.
Rencana ini sudah riliri, Kamis 19 Maret 2025, dimana Pemerintah serius berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta usai Lebaran 2026.
Pada Sabtu, 21 Maret 2026, Airlangga kembali menjawab pertanyaan wartawan usai salat Idul Fitri, menegaskan kebijakan hanya satu hari dalam sepekan. Namun, pengumuman awal rencana ini tetap pada 19 Maret.
Kebijakan ini bertujuan menghemat penggunaan BBM akibat kenaikan harga minyak global yang dipicu konflik di Timur Tengah. Target emerintah adalah melakukan pengehematan BBM 20 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa efisiensi waktu kerja menjadi kunci, dengan fleksibilitas WFH satu hari dari lima hari kerja.
Penerapan dijadwalkan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026, meski detail teknis dan tanggal pasti masih disiapkan. Pengumuman lebih lanjut akan menyusul setelah konsep disempurnakan.
Kebijakan ini wajib untuk ASN dan diimbau ke sektor swasta serta pemerintah daerah guna menjaga keseimbangan produktivitas. Target penghematan BBM disebut mencapai 20 persen di beberapa sumber. **











