Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus menjadi korban aksi brutal penyiraman air keras, di Jalan Talang-Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 23:00-23:37 WIB.
Ia berteriak teriak kepanasan, saat dua pria tak dikenal mengendarai motor menyiram air keras di tubuhnya.
Pasca disiram air keras, Andire mengalami luka bakar kimiawi derajat II-III seluruh tubuh sekitar 24% pada tangan kanan-kiri, wajah, dada, dan mata.
Kini dia dirawat intensif di RSCM oleh enam dokter spesialis (mata, THT, saraf, tulang, thoraks, organ dalam, kulit); baju meleleh akibat cairan asam.
Bahkan telah fijadwalkan operasi transplantasi membran amnion mats untuk perbaiki jaringan rusak.
Perawatan darurat dimulai segera setelah kejadian (12/3 malam), kondisi stabil tapi serius; KontraS laporkan ia berteriak kesakitan hebat saat diserang.
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus disiram air keras oleh dua orang tak dikenal (OTK) di Jalan Talang-Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 23:00-23:37 WIB.
Kronologi
- Sebelum insiden, Andrie baru selesai merekam podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI.
- Pelaku mendekat: Dua pria berboncengan motor matic (diduga Honda Beat 2016-2021) melawan arah di Jembatan Talang, lalu salah satunya menyiram cairan kimia ke tubuh Andrie.
- Reaksi korban: Andrie berteriak kesakitan, jatuhkan motornya; tidak ada barang hilang, motif perampokan dikesampingkan.
- Penanganan medis: Langsung dilarikan ke RS; luka bakar derajat II-III seluruh tubuh 24%, terutama tangan, muka, dada, dan mata.
- Respons Otoritas: Kapolri Listyo Sigit Prabowo beri atensi khusus; Polri selidiki dengan serius, KontraS desak jerat Pasal 459 KUHP Baru (pembunuhan berencana).
- Dimas Bagus Arya (KontraS) sebut ini upaya pembungkaman aktivis kritis.**











