Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Realisasi pajak belanja makanan-minuman (mamin) OPD Jombang 2025 capai Rp 4,95 miliar dari target Rp 5 miliar dengan kepatuhan 99%.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) gelar evaluasi di ruang rapatnya, Rabu (11/3/2026), hadiri 50 bendahara dari 28 OPD.Sekretaris Bapenda, Joko Muji Subagyo, S.Sos., M.Si., buka acara.
“Bukti setoran pajak wajib untuk SPJ bukti sistem kendali efektif,” ujarnya, puji dedikasi OPD sesuai Perda No. 2/2022 tentang Pajak Daerah.
Kepala Sub Bidang Penagihan, Eko Susanto, paparkan agenda inti: rekonsiliasi data belanja mamin dengan sistem Bapenda.
Validasi tarif PBJT 10% (UU HPP No. 7/2021) pastikan presisi transaksi APBD, kontribusi 15-20% PAD Jombang (target APBD Rp 450 miliar, naik 12% YoY per DJP 2025).
Diskusi ungkap nol kendala besar; integrasi sistem percepat proses. Satu OPD laporkan efisiensi 20% waktu administrasi.
Rapat tutup penyerahan rekap data 2025 ke Sub Bidang Penagihan untuk final rekonsiliasi. Langkah ini kuatkan PAD cegah temuan BPK audit 2026.**











