Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JAKARTA– Komisi VI DPR RI menunda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono karena Dirut Agrinas mangkir dengan alasan sakit, Rabu, 11 Maret 2026.
Anggota dewan ramai protes, menilai ketidakhadiran itu melecehkan fungsi legislatif terkait evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kronologi Rapat DitundaRapat di Ruang Komisi VI Senayan hari ini bahas progres pembangunan gerai KDKMP, strategi operasional, serta pengawasan program prioritas pemerintah.
Wakil Ketua Komisi VI Nurdin Halid dan Mufti Anam (PDIP) langsung interupsi, pertanyakan impor 105.000 pikap India tanpa koordinasi DPR yang baru diketahui dari media.
Direktur Pengadaan Agrinas Elphis Rudy hadir tapi jelaskan Joao demam tinggi; Ketua Komisi VI Anggia Ermarini tunda rapat demi kelengkapan klarifikasi dana dan transparansi.
Sumber Dana KDKMPDana utama dari alokasi Dana Desa 2026 Rp60,57 triliun, 58% atau Rp34,57 triliun khusus gerai, gudang, dan perlengkapan via PMK No.7/2026.
Himbara (BNI Rp66 T, total penempatan Rp83 T + suntik Rp16 T) beri pinjaman hingga Rp3 miliar per koperasi, dijamin Dana Desa jika gagal bayar.
Agrinas salurkan pinjaman ini dengan cicilan pemerintah Rp40 T/tahun selama 6 tahun, target 20.000-23.000 KDMP.
Kontroversi impor pikap dan alokasi dana besar picu kecewa DPR; jadwal ulang tunggu konfirmasi kesehatan Dirut.**











