Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
GRESIK, SWARAJOMBANG.COM – Persiapan pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 yang diprediksi melibatkan lebih dari 50 ribu pemudik di Jawa Timur.
Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sekitar 350 senjata api dinas personel pada Minggu (9/3/2026).
Langkah ini memastikan kesiapan operasional aparat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Gresik selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
Inspeksi dipimpin Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) serta Bagian Logistik Polres.
Pemeriksaan menyasar senjata laras pendek seperti pistol P226 dan laras panjang seperti senapan Pindad SS1-V4 yang dipegang personel Polres hingga jajaran polsek.
Setiap personel wajib menunjukkan senjata beserta dokumen administrasi untuk pengecekan menyeluruh.
Petugas memeriksa kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, kebersihan mekanisme, fungsi operasional, serta kesesuaian jumlah dengan data inventaris.
Masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) juga diverifikasi untuk memastikan legalitas.
Kapolres AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, “Pengecekan ini bagian dari pengawasan internal rutin untuk menjaga profesionalisme anggota. Kami pastikan semua senjata siap pakai dan administrasi tertib, sehingga tidak ada kendala di lapangan.
“Sidak ini jadi persiapan utama Operasi Ketupat Semeru 2026, yang berlangsung 10 Maret hingga 15 April 2026 secara nasional,” kata dia.
Dengan senjata terawat dan personel disiplin, Polres Gresik berkomitmen minimalisir pelanggaran, cegah penyalahgunaan senjata, serta terapkan kekuatan aparat secara terukur demi perayaan Idulfitri yang aman dan damai di Gresik.**











