Menu

Mode Gelap

Nasional

Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta Pria Gedek Mojokerto, Gegara Pasang Kamera di Toilet Masjid

badge-check


					Jaksa ajukan tuntutan hukum terhadap seorang pria warga Gedek, Mojokerto hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, karena sengjaja pasang kamera perekam dalam toilet masjid. Foto: ist Perbesar

Jaksa ajukan tuntutan hukum terhadap seorang pria warga Gedek, Mojokerto hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, karena sengjaja pasang kamera perekam dalam toilet masjid. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONRWS.COM, MOJOKERTO— Jaksa Satria Fasa mengajukan tuntutan hukuman 4 tahun penjara kepada berinisial M Misbakhuddin (44 tahun), karyawan swasta, warga Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Tuntutan itu masih ditambah dengan denda sebesar Rp500 juta, pada acara sidang tuntutan di PN Mojokerto, Senin, 8 Mei 2026.

Sidang twrtutup itu dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Mojokert: Ketua Majelis: Silvya Terry, hakim anggota: Yayu Mulyana dan Made C Buana

Kronologi

Peristiwa berawal ketika terdakwa — yang merupakan tetangga warga sekitar dan bukan bagian dari pengurus masjid — diduga memasang alat perekam berupa kameta candid, secara tersembunyi di dalam toilet masjid tersebut.

Ia sengaja memasang kamera itu untuk merekam warga yang sedang berwudhu maupun mandi, termasuk para tetangganya sendiri.

Keberadaan alat perekam tersebut akhirnya terungkap, setelah salah satu korban merasa curiga dan melakukan pengecekan, lalu menemukan alat yang disembunyikan. Korban segera melaporkan kejadian itu ke Polres Mojokerto.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan alat bukti berupa alat perekam dan perangkat penyimpanan milik terdakwa.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan ada dua orang korban dalam rekaman tersebut, dan salah satunya masih berusia di bawah umur.

Terdakwa kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mojokerto untuk disusun dakwaan.

Tuntutan

JPU menilai terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menjadikan orang lain sebagai objek yang mengandung muatan pornografi. Perbuatannya dinilai lebih berat karena salah satu korbannya adalah anak di bawah umur.

Terdakwa didakwa melanggar Undang-Undang ITE, Undang-Undang Pornografi, serta Undang-Undang Perlindungan Anak.

Selain 4 tahun penjara, Jaksa menuntut denda Rp500 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar, diganti kurungan 6 bulan. Sidang tertutup dilakukan demi melindungi identitas korban.

Perkara masih berlanjut menunggu tanggapan penasihat hukum sebelum putusan hakim dijatuhkan. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan rekaman atau identitas korban.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Besok Ada 2.150 Lowongan Kerja di Mini Job Fair Surabaya

16 September 2026 - 19:41 WIB

Andi Amran: Produsen Beras Fortifikasi akan Ditindak Tegas

16 September 2026 - 19:30 WIB

Aksi Besar Oktober. Buruh Usung 5 Tuntutan

16 September 2026 - 19:18 WIB

Wibisono: Hentikan Semua Pungutan Sekolah Lewat Komite! Beban Masyarakat Makin Berat

16 September 2026 - 15:22 WIB

Aksi Demo Disertai Pembakaran di Teras Gedung Rektorat Uinsa: Tolak Pelantikan Rektor Peiode II

16 September 2026 - 13:39 WIB

Gus Arif Sebut Uang Miliaran Itu Milik Menteri Yusron Wahid, Saa Ditangkap Petugas KPK

16 September 2026 - 09:25 WIB

Sita Uang Pelicin Rp106,3 Miliar OTT BPN Bogor, KPK Ungkap 4 Orang Tersangka Kaki Tangan Nusron Wahid

16 September 2026 - 08:15 WIB

Laporan Terbaru KM Virgo 8: Sebanyak 107 Selamat, 6 Meninggal Dunia, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:22 WIB

Polisi Keluarkan Tembakan Berkali Kali, Halau Aksi Demo Massa Bali Ledo Bawa Jenazah Jowi Tana

15 September 2026 - 22:20 WIB

Trending di Nasional