Menu

Mode Gelap

Nasional

Diduga Keracunan MBG, Sebanyak 24 Siswa dan Guru PAUD-SMP Cimahi Dibawa ke Rumah Sakit

badge-check


					Kasus keracunan MBG terjadi di Kota Cimahi, Jawa barat, Rabu, 25 Febaruari 2026. Sebanyak 24 siswa PAU-SMP serta guru dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Foto: Instagram@cimahi_banget Perbesar

Kasus keracunan MBG terjadi di Kota Cimahi, Jawa barat, Rabu, 25 Febaruari 2026. Sebanyak 24 siswa PAU-SMP serta guru dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Foto: Instagram@cimahi_banget

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

CIMAHI, SWARAJOMBANG.COM- Sebanyak 24  siswa dan guru dari berbagai tingkatan sekolah (TK, PAUD, SD, hingga SMP) dilaporkan mengalami gejala mual, pusing, dan muntah usai mengonsumsi menu (MBG). Kasus ini terjadi di Kota Cimahi, Jawa Barat,  Rabu (25/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan pihak sekolah.

Kasus dugaan keracunan makanan di Cimahi pada 25 Februari 2026 menimpa siswa dan guru dari TK hingga SMP setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan. Sebanyak 24 korban dilaporkan dirawat di tiga rumah sakit: RSUD Cibabat (20 orang), RS Mitra Kasih (3 orang), dan RS Dustira (1 orang).

Korban mengalami mual, muntah, pusing, serta sakit perut setelah makan paket MBG yang dibagikan pagi hari oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke lima sekolah, termasuk TK PGRI Kartika, SD Himawari, SD Cikal Mandiri 1, dan SMPN 6 Cimahi.

Beberapa siswa memakannya siang hari atau saat buka puasa Ramadan, dengan laporan pertama masuk sekitar pukul 17.30 WIB.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira memantau langsung di RSUD Cibabat bersama Forkopimda dan membuka posko darurat untuk distribusi pasien jika penumpukan terjadi.

Instruksi pencegahan dikeluarkan agar paket MBG sisa tidak dikonsumsi, sementara Dinas Kesehatan setempat melakukan observasi penyebab.

Kepala SDN Cimahi Mandiri 4, Eka Nugrahawati, dilaporkan mencurigai bau tidak sedap dari paket MBG yang dibagikan kepada siswa dan guru, yang memicu gejala pada sebagian korban.
Sekolah seperti SDN Cimahi Mandiri 4, TK PGRI, TK Kartika, SDN Karang Mekar 5, dan SMPN 6 langsung melaporkan kejadian ke dinas terkait setelah gejala muncul sekitar pukul 17.30 WIB.
Guru diinstruksikan menghentikan konsumsi MBG sisa oleh Dinas Kesehatan dan Pendidikan pada pukul 17.00 WIB sebagai langkah preventif.
Pemerintah kota lebih banyak memberikan keterangan melalui Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira dan Kepala Dinas Kesehatan Mulyati, yang memastikan 24 korban (siswa dan guru) tertangani di RSUD Cibabat, RS Mitra Kasih, dan RS Dustira. Sampel makanan sedang diuji lab untuk penyebab pasti. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisne (10): Kaum Anabaptist dan Terror Millennium

31 Mei 2026 - 10:30 WIB

Israel MasuK Dalam Daftar Hitam PBB, Kejahatan Seksual di Wilayah Konflik

30 Mei 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Jombang Raih Opini WTP 13 Tahun Berturut Turut dari BPK

30 Mei 2026 - 08:45 WIB

Wings Air Hidupkan Lagi Jalur Udara Surabaya–Jember Mulai Juni 2026

29 Mei 2026 - 21:27 WIB

BPS Melatih 1.217 Tenaga SE 2026, Warsubi: Ramah dan Sopan Menghadapi Masyarakat

29 Mei 2026 - 20:03 WIB

Peduli Pangan Sehat PT Pegadaian XII Surabaya Bagikan 1.000 Paket Daging Iedul Adha

29 Mei 2026 - 19:02 WIB

Sidak ke Pabrik Garam CV SS di Ngoro, Risto: Rabu Satpol PP Panggil Manajemen

29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (9): Dari Templar Bergeser ke Freemanson

29 Mei 2026 - 10:40 WIB

Warga Ploso Jombang Bersemangat Rayakan Bulan Soekarno, Ini Agenda Acaranya

29 Mei 2026 - 08:31 WIB

Trending di Nasional