Menu

Mode Gelap

Headline

2 Tahun Rusak Tak Diperbaiki, Jalan ke Makam di Mojowarno Jombang Ditanami Pisang

badge-check

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG.SWARAJOMBANG.COM- Jalan lingkungan desa di Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, viral di media sosial setelah warga menanaminya dengan pohon pisang dan singkong.

Aksi protes itu dilakukan lantaran kondisi jalan rusak parah dan tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.

Jalan yang ditanami tersebut merupakan akses warga menuju makam wilayah Mojowarno 2, Desa Mojowarno.

Kerusakan jalan disebut sudah berlangsung lama dengan panjang mencapai sekitar 600 meter dan lebar kurang lebih 3,5 meter.

Ketua RT 3 RW 2 Mojowarno 2, Eko Supriyanto (41) membenarkan bahwa video penanaman pohon di jalan rusak yang viral di media sosial Facebook merupakan warganya.

Menurut Eko, aksi itu muncul sebagai bentuk kekecewaan warga karena jalan menuju makam desa rusak menahun dan belum juga mendapat perbaikan.

“Harapannya warga ini segera ada pembenahan. Itu kan jalan ke makam, warga sudah lama mengeluh. Baru kali ini saja ada tanggapan,” kata Eko, Jumat (30/1/2026).

Ia menyebut, warga setempat telah dua tahun mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Meski pemerintah desa telah menyampaikan rencana perbaikan, warga akhirnya tak sabar karena kondisi jalan semakin parah.

“Sudah lama warga mengeluh. Katanya masih disosialisasikan dan mau perencanaan, tapi warga sudah tidak sabar,” ujarnya.

Eko menjelaskan, penanaman pohon pisang dan singkong dilakukan pada Kamis sore (29/1/2026) sebagai bentuk protes spontan warga.

“Itu inisiatif warga, ditanam sekitar jam setengah lima sore. Bentuk protes karena sudah tidak sabar,” paparnya.

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi terakhir dengan pemerintah desa, jalan tersebut dipastikan akan diperbaiki tahun ini.

“Tahun ini diperbaiki. Tadi saya juga sudah ditelepon pak lurah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojowarno, Tatag Yudianto, membenarkan bahwa jalan rusak yang viral tersebut merupakan jalan lingkungan desa.

Menurutnya, kerusakan terjadi karena kapasitas jalan desa tidak sekuat jalan kabupaten, sementara kerap dilintasi kendaraan berat.

“Kelas jalan desa tidak sekuat jalan kabupaten. Sementara yang lewat kadang truk-truk besar pengangkut hasil panen,” jelas Tatag.

Ia menegaskan, pemerintah desa selama ini telah berupaya melakukan perawatan jalan secara bertahap. Untuk tahun 2026, perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan melalui Program Desa Mantra.

“Sudah dimasukkan dalam program desa Mantra tahun ini. Jadi tetap kita perhatikan keluhan masyarakat,” paparnya.

Meski demikian, Tatag menyayangkan aksi warga yang menanam pohon di jalan tersebut.

“Seharusnya bisa disampaikan baik-baik. Dalam musdes dan musrenbang sudah kita rencanakan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki keterbatasan dalam menangani seluruh keluhan warga secara bersamaan.

“Kami tidak bisa menyelesaikan semua permasalahan desa sekaligus,” katanya.

Terkait tingkat kerusakan, Tatag menyebut bagian yang paling parah sekitar 300 meter, khususnya di jalur menuju makam.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, memastikan bahwa jalan rusak yang viral tersebut merupakan jalan lingkungan desa, bukan jalan kabupaten.

“Kami sudah cek ke lapangan. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 600 meter dengan lebar 3,5 meter ini adalah jalan lingkungan desa. Kewenangan perbaikan ada di pemerintah desa, bukan di Dinas PUPR,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dua Bocah Warga Simomulyo Surabaya Tewas Terbakar di Dalam Kamarnya

13 September 2026 - 20:22 WIB

KM Virgo 8 Tenggelam: 102 Orang Berhasil Dievakuasi Selamat, 140 Dalam Pencarian, Satu Korban Tewas

13 September 2026 - 16:16 WIB

Angkut 243 Orang dan 54 Kendaraan Hilang Bersama KM Virgo 8 di sekitar 80 Mil ke Arah Banjarmasin

13 September 2026 - 10:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:21 WIB

Warung Mie Babi Sukoharjo Diserang dan Dibakar Empat Pria Bertopeng

13 September 2026 - 02:55 WIB

4 Orang Tewas 7 Lainnya Lukaluka, Sopir Ngantuk Tabrak Truk di KM687 Tol Sumo

12 September 2026 - 13:01 WIB

Menteri Amran Pecat Manajer Gudang Pupuk Subsidi di Banggai, Begini Kisahnya

11 September 2026 - 19:46 WIB

Apindo Dorong Pemerintah Soal Kepastian Berusaha untuk Dongkrak Investasi

11 September 2026 - 19:04 WIB

Harga Minyak Dunia US$ 100, Pertamax Bisa Tembus Rp20.000

11 September 2026 - 18:45 WIB

Trending di Nasional