Menu

Mode Gelap

Headline

Pesawat Ringan Lakukan Pendaratan di Perairan Dangkal Nabire, Seluruh Penumpang Selamat!

badge-check


					Seluruh penumpang 15 orang, termasuk pilot dan co-pilot selamat, dalam kelekaan pesawat Smart Air (PK-NSN) diduga diterpa aingin kencang, sehingga jatuh di perairan (logpond) Nabirea, 27 Januari 2026. Foto: Instgaram@infonabire Perbesar

Seluruh penumpang 15 orang, termasuk pilot dan co-pilot selamat, dalam kelekaan pesawat Smart Air (PK-NSN) diduga diterpa aingin kencang, sehingga jatuh di perairan (logpond) Nabirea, 27 Januari 2026. Foto: Instgaram@infonabire

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

NABIRE, SWARAJOMBANG.COM – Pilot Capt. Tania K. dan kopilot FO Bagus sukses selamatkan 15 jiwa di pesawat ringan Smart Air (PK-SNS) saat melakukan pendaratan darurat ke perairan dangkal Pantai Logpon, Karadiri, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Isiden ini terjadi pada hari Selasa siang, 27 Januari 2026 siang pukul 13.37 WIT, berkat evakuasi cepat tim gabungan.

Pesawat ini baru berangkat dari Kaimana menuju Nabire, tapi diduga hilang kendali gara-gara angin kencang saat hampir masuk wilayah udara Nabire.

Insiden ini libatkan 15 orang—13 penumpang, 1 pilot, 1 kopilot—dan semuanya dilaporkan selamat berkat respons kilat, langsung dievakuasi ke RSUD Nabire untuk periksa kesehatan.

Pesawat mendarat paksa di perairan dangkal tepi pantai, bikin warga sekitar panik. Tim gabungan Basarnas, polisi, serta petugas kesehatan sigap turun tangan, angkut korban sampai pukul 14.44 WIT.

Badan pesawat masih mengambang walau rusak parah, sementara evakuasi barang bawaan penumpang dan pengamanan lokasi terus digeber.

Sampai update terbaru, proses angkat puing pesawat diawasi otoritas dengan pengamanan ketat biar tak ada kerumunan. Penyelidikan penyebab kecelakaan sedang dipersiapkan pihak berwenang.

Tak ada korban tewas, beda banget sama kecelakaan pesawat lain di Wamena dulu, seperti Aviastar 2009 atau Hercules 2016.

BPBD belum keluarkan pernyataan resmi khusus soal kecelakaan pesawat Smart Air PK-SNS di Nabire, Papua Tengah, per 27 Januari 2026.

Basarnas Nabire via Kepala Kantor Tri Joko bilang, semua 13 penumpang dan kru selamat tanpa cedera berat setelah dievakuasi cepat dari pantai Karadiri/Logpond.

Basarnas pastikan pendataan dan evakuasi selesai, korban langsung dibawa ke RSUD Nabire untuk perawatan.

Kepala SAR Biak Kundori tambah, 13 korban sukses dievakuasi dan dapat penanganan medis, sementara badan pesawat ditarik dari perairan dangkal.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu laporkan pengamanan TKP plus kumpul bukti awal, bantu upaya SAR gabungan.

Dirjen Hubud Kemenhub Lukman F Laisa konfirmasi evakuasi lancar tanpa korban jiwa, investigasi gangguan mesin sedang jalan.

Tak ada pejabat BPBD yang disebut spesifik beri keterangan soal kecelakaan pesawat Smart Air PK-SNS di Nabire per 27 Januari 2026 berdasarkan berita terkini.

Kepala Pelaksana BPBD Nabire Imanuel Monei pernah bicara di kasus bencana lain Oktober 2025. Otis Money jabat Kepala BPBD Provinsi Papua Tengah per September 2025.

BPBD tak disebut eksplisit dalam koordinasi SAR; sorotan utama ke Basarnas Nabire (Kepala Tri Joko), Kapolres Nabire (AKBP Samuel Tatiratu), dan otoritas penerbangan. Kalau ada update BPBD resmi, biasa lewat situs provinsi atau BNPB.

Pilot pesawat Smart Air PK-SNS ialah Capt. Tania K., dibantu co-pilot FO Bagus, yang sukses darurat landing di pantai Nabire pada 27 Januari 2026.

Semua 13 orang di dalam (11 penumpang plus 2 kru) selamat tanpa luka parah setelah dievakuasi ke RSUD Nabire.

Pilot Capt. Tania K. dapat puji syukur atas tangani gangguan mesin pasca-takeoff, sementara co-pilot FO Bagus ikut evakuasi dalam kondisi baik; data lengkap kru masih diproses.

Kronologi

Pesawat Smart Air PK-SNS alami kecelakaan di pantai Nabire, Papua Tengah, 27 Januari 2026, karena gangguan mesin dan dugaan angin kencang.

  • Takeoff: Pesawat Caravan lepas landas dari Bandara Douw Aturure Nabire ke Kaimana sekitar pukul 12.30-12.45 WIT, angkut 11 penumpang plus 2 kru (pilot Capt. Tania K. dan co-pilot FO Bagus).
  • Gangguan Awal: Tak lama setelah lepas landas, engine bermasalah; tenaga dorong turun tajam, paksa pilot putuskan Return to Base (RTB).
  • Upaya Darurat: Pilot rencana landing ulang di landasan 17 bandara, tapi situasi tambah parah sehingga pilih darurat landing di ujung pantai Logpond/Kaladiri/Karadiri (perairan dangkal Nabire Barat).
  • Insiden: Pesawat crash landing pukul 13.37 WIT, badan mengapung tapi miring terendam air laut; tak ada ledakan atau korban jiwa.
  • Evakuasi: Basarnas Nabire (Kepala Tri Joko) dan tim gabungan angkut korban sampai pukul 14.44 WIT ke RSUD Nabire; semua selamat tanpa cedera serius.
  • Terkini: Badan pesawat dievakuasi, lokasi diamankan Polres Nabire (Kapolres AKBP Samuel Tatiratu), investigasi oleh Kemenhub dipimpin Dirjen Hubud Lukman F Laisa. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dipelopiri Elie Habib dari Lebanon: Gerakan AI Global Kembalikan Kekuasaan ke Rajyat!

7 September 2026 - 10:53 WIB

Indonesia Panen Erupsi: Krakatau dan Semeru Meletus Bareng

6 September 2026 - 19:21 WIB

Demi Keamanan Garuda Libur Sampai Senin

6 September 2026 - 19:05 WIB

Horo Lontarkan Makian: TNI Bajingan! Aksi Blokade Jalur Pasokan Material ke PSN IPIP Kolaka

6 September 2026 - 18:47 WIB

Anak Krakatau Erupsi Semburkan Lava Pijar 15 Km: GetaranTerasa di Jabar, Banten dan Lampung

6 September 2026 - 07:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (53): Kaum Thug Menganut Dewi Kali

6 September 2026 - 07:03 WIB

Yayasan ALIT Selenggarakan Diseminsi 673 Vegetasi dan Pranata Mangsa Tengger

6 September 2026 - 06:52 WIB

Mentan: Naiknya Harga Beras akibat Kecurangan Produsen

4 September 2026 - 19:49 WIB

Karhutla, Ditutup Total Kawasan Wisata Kawah Ijen

4 September 2026 - 19:39 WIB

Trending di Nasional