Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai mempersiapkan program perbaikan jalan melalui skema Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) 2026, dengan 28 dari 34 paket infrastruktur sudah memasuki tahap dokumen perencanaan awal.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Agung Setiaji, mengungkapkan bahwa proses saat ini masih fokus pada pengadaan jasa konsultan untuk perencanaan teknis.
“Sekarang kita sedang menyiapkan pengadaan konsultan perencana teknis,” kata Agung saat ditemui pada Senin (19/1/2026). Ia menambahkan bahwa mayoritas paket sudah memasuki tahap seleksi konsultan.
Beberapa proyek prioritas mencakup rehabilitasi jalan:
- Sidowareg–Puton di Kecamatan Diwek
- Rekonstruksi Made–Sumberteguh di Kecamatan Kudu,
- Perbaikan jembatan di Sumberagung yang meliputi Kecamatan Perak, Mojokambang, dan Bandarkedungmulyo.
- Pemeliharaan rutin jalan Alang-alang Caruban–Sukosari di Kecamatan Jogoroto serta ruas Kepuhrejo–Bakalanrayung di Kecamatan Kudu juga termasuk dalam daftar.
“Penyiapan dokumen teknis baru akan dimulai setelah konsultan ditunjuk,” lanjut Agung. Setelah itu, tim konsultan akan menyusun rencana detail untuk setiap ruas sesuai kondisi lapangan.
Pemkab Jombang menargetkan penyelesaian seluruh perencanaan teknis pada triwulan I 2026, agar pengadaan barang/jasa dan pelaksanaan fisik bisa langsung bergulir.
Program PIK ini didukung anggaran APBD 2026 sebesar Rp17,7 miliar untuk 34 paket di berbagai kecamatan, naik dari Rp16 miliar pada 2025 yang menjangkau 18 kecamatan. **











