Menu

Mode Gelap

Headline

Pangdam: Tidak Ada Rute Hercules ke Yahukimo, OPM Klaim Tembak Pesawat yang Ditumpangi Wapres Gibran

badge-check


					Inilah pasukan khusus OPM yang mengklaim telah menembak pesawat Hercules yang ditumpangi Wapres Gibran Rakabuming Raka, 13 Januari 2026, di Yahukimo. Namun kalim tersebut dibantah oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Foto: Tangkap layar video Instagram@terkini.id Perbesar

Inilah pasukan khusus OPM yang mengklaim telah menembak pesawat Hercules yang ditumpangi Wapres Gibran Rakabuming Raka, 13 Januari 2026, di Yahukimo. Namun kalim tersebut dibantah oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Foto: Tangkap layar video Instagram@terkini.id

Penulis: Bambang Tjuk Winarno | Editor: Priyo Suwarno

YAHUKIMO, SWARAJOMBANG.COM – Kelompok separatis KKB/OPM di bawah komando Kodap XVI Yahukimo mengumumkan telah melepaskan tembakan ke pesawat sipil yang diduga mengangkut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melintasi wilayah Papua Pegunungan, Selasa (13/1/2026).

Pengakuan itu muncul dalam video pendek yang disebarkan juru bicara Sebby Sambom. Rekaman menampilkan enam anggota kelompok bersenjata yang dipimpin Mayor Kopitua Heluka.

Mereka menyebut aksi tembakan dari darat itu sebagai peringatan agar Gibran menghindari “zona perang” di Yahukimo.

Namun, tidak ada bukti kerusakan pada pesawat atau konfirmasi bahwa itu membawa Wapres. Pesawat sipil tersebut lolos dengan selamat.

Bantahan Resmi dari TNI

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim membantah klaim tersebut pada Rabu (14/1/2026). Ia menjelaskan bahwa kunjungan Gibran menggunakan pesawat Hercules TNI AU, bukan rute sipil di Yahukimo.

Menurutnya, tidak ada jadwal resmi Wapres ke Yahukimo. Agenda terbatas pada Biak Numfor dan Wamena, dengan pengamanan maksimal. Pangdam menilai tembakan OPM ke pesawat sipil sebagai provokasi semata, karena pesawat berhasil lepas landas tanpa korban jiwa.

Video klaim cepat menyebar di Instagram dan Facebook, memicu hoaks yang langsung dibantah aparat untuk mencegah kegaduhan.

Pihak berwenang terus memantau dan mengajak masyarakat memverifikasi informasi dari sumber resmi demi stabilitas Papua Pegunungan.

Kunjungan Gibran ke Yahukimo resmi dibatalkan pada 14 Januari 2026 atas dasar intelijen keamanan. Analisis mendeteksi pergerakan kelompok bersenjata, termasuk ancaman OPM.

Pangdam Amrin secara tegas merekomendasikan penundaan demi keselamatan VVIP. Gibran lanjut ke Biak Numfor dan Wamena menggunakan Hercules TNI AU dengan pengamanan ketat, tanpa menyentuh Yahukimo.

Kejadian ini menunjukkan tekad aparat mempertahankan keamanan Papua Pegunungan meski dihadapkan klaim provokatif dari OPM.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bangun Flyover di 1.800 Titik Perlintasan KA, Prabowo: Rp 4 Triliun Bantuan dari Presiden Ya!

29 April 2026 - 15:43 WIB

100 Personal RSU Muhammadiyah Ikuti Latihan Pemadaman dari BPBD Jombang

29 April 2026 - 13:04 WIB

Ketika Rumah Aman Berubah Jadi Menyeramkan, Mengapa Kasus Little Aresha Terjadi Begitu Lama?

29 April 2026 - 11:33 WIB

Pro-Kontra 302 Kades Dapat Fasilitas Motor Baru, Pemkab Jombang Cairkan Anggaran Rp 12 Miliar

29 April 2026 - 09:13 WIB

KA Dhoho Hantam Truk Pasir Mogok di Rel Sananwetan Blitar, Sopir dan Kernet Loncat

29 April 2026 - 01:49 WIB

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

Lansia Bernama Sakip Warga Gongseng Megaluh Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

28 April 2026 - 22:21 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri-10): Prostitusi Batavia Kota yang Membeli Tubuh

28 April 2026 - 21:22 WIB

BRIN akan Riset Kekuatan Tak Terlihat di Perlintasan KA

28 April 2026 - 20:24 WIB

Trending di Nasional