Menu

Mode Gelap

Headline

Banyak Prajurit TNI Jadi Guru, OPM Ancam Bakar Semua Sekolah di Papua

badge-check


					Juru bicara juru TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers melakukan ancaman akan membungunskan sekolah di papua, yang mengajarkan ideoloagi Pancasila. Foto: Istimewa Perbesar

Juru bicara juru TPNPB-OPM, Sebby Sambom, melalui siaran pers melakukan ancaman akan membungunskan sekolah di papua, yang mengajarkan ideoloagi Pancasila. Foto: Istimewa

Penulis: Bambang Tjuk Winarno  |   Editor: Priyo Suwarno

PAPUA, SWARAJOMBANG.COM- Gerilyawan bersenjata Tentara Pembebasan Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka, TPNPB – OPM, mengancam akan membakar seluruh gedung sekolah di Papua, jika mengajarkan ideologi Pancasila kepada para siswanya.

Pemberontak memandang, pendidikan Pancasila sebagai bentuk pencucian otak, untuk melenyapkan sejarah dan peradaban Papua di mata anak usia dini.

Pembelajaran sendi-sendi Pancasila sebagai pedoman utama kehidupan berbangsa dan bernegara, justru dinilai OPM sebagai cara merusak pikiran anak didik agar tidak menyintai Papua.

Pendidikan itu dianggap menguntungkan negara, namun merugikan anak didik lantaran berpotensi lupa akan tanah Papua.

Hal itu disampaikan juru bicara TPNPB – OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers Rabu malam (07/01/2026). Menyertai siaran pers, dia juga melampirkan sebuah foto gedung sekolah bergambar lukisan seluruh Presiden RI, yang terpampang pada dinding tembok depan.

Sambom mengatakan, jika Jakarta tidak merespon, pihaknya telah memerintahkan para kombatan yang tergabung di 36 Kodap OPM untuk segera melakukan pembakaran bangunan sekolah di seluruh Papua.

Disisi lain, dia menyerukan – yang menurut pikiran OPM – agar warga Papua berhenti dibodohi dengan pendidikan yang menyesatkan tersebut.

Ancaman pemberangusan terhadap gedung sekolah yang para pendidiknya mengajarkan pandangan Pancasila, menurut Sambom, meliputi semua bangunan sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Papua.

Dia berharap peringatan ini segera direspon pemerintah Jakarta, lantaran OPM segera mengambil sikap jika tidak mendapat perhatian.

“Ini warning. Kami segera membakar gedung sekolah, mulai sekolah dasar sampai perguruan tinggi yang mengajarkan ideologi Pancasila.

Menghafal pahlawan dan mengetahui sejarah Indonesia, itu menutup mata warga Papua akan sejarah dan peradaban Papua,” kata Sambom.

Corong OPM yang tinggal di PNG itu menyerukan, agar semua aktivitas sekolahan di seluruh Papua segera dihentikan dan ditutup. Lantaran, akunya, pihaknya sudah mendeteksi banyaknya personel TNI yang menjadi guru sekolah dan mengajar ideologi Pancasila.

“Kami sudah tahu banyak aparat militer menjadi guru. Segera hentikan aktivitas militer itu. Karena jika ketahuan, TPNPB – OPM siap ambil langkah tegas,” gertak Sambom. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotman Paris Hanya Empat Hari Bertahan Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:16 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Terancam PHK, Begini Langkah Disnaker

23 Juli 2026 - 21:01 WIB

Tahun Ini Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif

23 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di Nasional