Menu

Mode Gelap

Headline

Angin Bertiup Keras pada 10.000 Feet, Dua Atlet Terjun Tewas di Laut Bojongede

badge-check


					Berita duka bagi kita, dua atlet peserta Kejuaraan Daerah Terjung Payung 2025 di Jawa Barat, meninggal dunia. Diduga kuat, penyebabnya terjadi perubahan angiin kencang pada ketinggian 10.000 feet. Foto: asipirasidirect.com Perbesar

Berita duka bagi kita, dua atlet peserta Kejuaraan Daerah Terjung Payung 2025 di Jawa Barat, meninggal dunia. Diduga kuat, penyebabnya terjadi perubahan angiin kencang pada ketinggian 10.000 feet. Foto: asipirasidirect.com

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika  |     Editor: Priyo Suwarno

PANGANDARAN, SWARAJOMBANG.COM – Tragedi mengerikan menimpa Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung 2025 di Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (30 Desember 2025).

Dua atlet penerjun payung, Rusli (64) dan Widiasih (58), tewas tenggelam setelah angin kencang mendadak di ketinggian 10.000 feet,  membuat mereka kehilangan kendali parasut dan jatuh ke Laut Bojongsalawe.

Pesawat Cessna 185 PK-SRC lepas landas dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 10.15 WIB membawa lima atlet terjun payung untuk Kejuaraan Daerah Provinsi Jawa Barat. Pada ketinggian 10.000 feet, angin berubah arah signifikan menyebabkan mereka kehilangan kendali pendaratan sekitar pukul 11.00 WIB

Kedua korban merupakan warga Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Pesawat Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha lepas landas dari Bandara Nusawiru pukul 10.15 WIB, membawa lima atlet: Rusli, Widiasih, Karni, Kudori, dan Mustofa. Insiden terjadi antara pukul 10.39-11.00 WIB saat atlet melompat di atas Batukaras, Cijulang.

Identitas Korban

  • Rusli: Laki-laki, kelahiran Medan 7 Oktober 1961 (64 tahun), alamat Kecamatan Banjaran/Margahayu, Kabupaten Bandung. Ditemukan tewas akibat tenggelam dan dievakuasi ke Puskesmas Cijulang.

  • Widiasih: Perempuan, kelahiran Bandung 27 Juni 1967 (58 tahun), warga Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Sempat dinyatakan hilang sebelum dikonfirmasi meninggal berdasarkan pemeriksaan medis akibat tenggelam.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan mengonfirmasi penyebab utama adalah perubahan arah dan kecepatan angin secara mendadak di ketinggian 10.000 feet. Faktor alam ini membawa atlet keluar dari drop zone, tanpa indikasi kegagalan teknis pada peralatan atau pesawat.

Cuaca ekstrem selama sesi free fall menyebabkan pendaratan gagal. Pihak berwenang masih mendalami evaluasi keselamatan, meski faktor cuaca dinyatakan sebagai pemicu primer.

Kronologi

  • 10:15 WIB: Pesawat Cessna 185 PK-SRC lepas landas dari Bandara Nusawiru dengan lima atlet.

  • 10:39-11:00 WIB: Atlet melompat dari 10.000 feet; angin kencang berubah arah, menyebabkan kehilangan kendali.

  • Sekitar 11:40 WIB: Rusli dan Widiasih jatuh ke Laut Bojongsalawe; tiga atlet lain (Karni, Kudori, Mustofa) mendarat darurat selamat di Pantai Bojongsalawe.

  • Siang hari: Tim SAR dan polisi dikerahkan. Rusli ditemukan tewas, Widiasih dikonfirmasi meninggal pasca-pemeriksaan medis.

Kegiatan terjun payung dihentikan sementara karena panitia belum memberitahu polisi sebelumnya. Operasi SAR berakhir dengan konfirmasi kedua korban meninggal dunia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Tercatat 12 Aksi Teror Pocong di Jawa: Berisi Iseng Konten Kreator dan Hoaks

24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polisi Bekasi Melepas Pelaku Teror Pocong, Dua Pelaku Dibebaskan karena Cuma Iseng

23 Mei 2026 - 16:54 WIB

Skandal Mempelai Wanita Hilang di Pati, Polisi Temukan Nayla Bersama Davin Pacarnya di Penginapan

23 Mei 2026 - 12:20 WIB

Polisi Pati telah menemukan Nayla dan Davin Febriansyah (18 th), warga Desa Purwosari, Tlogowungu. Mereka dijemput untuk dipertemukan dengan keluarga, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@fakta_harini

Terobosan Baru Presiden Prabowo: BUMN Kendalikan Harga Ekspor Sawit, Mineral dan Batubara

23 Mei 2026 - 10:11 WIB

Diduga UFO Melayang Layang di Atas Kawasan Jembatan Suramadu

23 Mei 2026 - 09:38 WIB

Modus Setoran Fiktif, Suami Istri di Nganjuk Bobol Bank BPD Jatim Hingga Rp1,9 Miliar

22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Trending di Headline