Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
IKN, SWARAJOMBANG.COM– Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengunjungi Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN). Selama periode liburan, jumlah pengunjung mencapai sekitar 37.000 orang.
Menyikapi lonjakan kunjungan ini, Otorita IKN telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Langkah-langkah tersebut mencakup standar keamanan pangan, kesiapan layanan publik, serta pembukaan akses jalan tol terbatas. Sistem pelayanan dirancang secara preventif dengan memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas pendukung, transportasi, serta layanan keamanan dan kesehatan.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama.
“Kami menyadari potensi peningkatan pengunjung selama libur Nataru. Untuk itu, kami menyiapkan sistem pelayanan terkoordinasi yang meliputi pengaturan alur kunjungan, transportasi, hingga dukungan kesehatan agar semua aktivitas berjalan tertib dan aman,” jelas Troy.
Akses menuju IKN didukung oleh beroperasinya sementara jalur tol Balikpapan–Penajam Paser Utara–KIPP–Kalimantan Selatan dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Tol ini beroperasi pukul 06.00–18.00 WITA dan khusus untuk kendaraan Golongan I non-bus dan non-truk.
Petugas dari berbagai unit disiagakan di titik-titik strategis seperti area parkir, pintu masuk, rest area, plaza seremoni, hingga pos pemantauan malam. Tugas mereka meliputi pendaftaran, pengaturan antrean, mobilisasi pengunjung, serta penyediaan pengamanan dan layanan medis.
Mobilitas di dalam kawasan didukung oleh 13 unit bus listrik ramah lingkungan, dengan 12 unit beroperasi dan satu unit sebagai cadangan. Setiap bus berkapasitas 40–50 penumpang, sehingga mampu melayani hingga 500 orang dalam sekali perjalanan. Penggunaan bus listrik ini menegaskan komitmen IKN terhadap transportasi berkelanjutan.
Pengunjung diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi. Sementara itu, pengguna transportasi umum diarahkan ke rest area terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan bus listrik. Berbagai fasilitas penunjang seperti rest area, plaza seremoni, area parkir, toilet, air bersih, dan area tunggu telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Layanan kesehatan diperkuat dengan posko di rest area dan plaza seremoni yang dilengkapi tim medis serta dukungan rumah sakit. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Selain menyaksikan progres pembangunan, pengunjung dapat menikmati berbagai titik daya tarik seperti Taman Kusuma Bangsa, Plaza Seremoni, dan panorama senja di Daerah Aliran Sungai Sanggai. Destinasi alam sekitar IKN juga terbuka untuk dikunjungi, antara lain Gunung Parung, Bukit Batu Dinding Samboja, Bukit Teletubbies, Samboja Lake View, Pantai Pinus Sanipah, dan BOSF Samboja Lestari.
Troy menambahkan bahwa pengelolaan kunjungan Nataru ini juga menjadi ajang evaluasi untuk menyempurnakan sistem layanan publik di masa depan.
“Pelaksanaan pada momen Nataru ini kami jadikan momentum evaluasi guna terus menyempurnakan tata kelola kunjungan masyarakat di IKN, sehingga ke depan layanan publik dapat berjalan semakin efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, IKN diharapkan mampu memberikan pengalaman kunjungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.***











