Menu

Mode Gelap

Tren

China Mengejar Belanda, Sukses Bangun ASML Mesin Pembuah Chip Kompter

badge-check


					Tetinggal jauh dari Belanda lebih dari dua dekade, kini China telah membuktikan diri sukses membuat ASML (Semiconductor Materials Lithografi) yaitu mesin untuk merancang dan membuta chip semikonduktor untuk komputer. Foto: Instagram@quantumcomputing.ai Perbesar

Tetinggal jauh dari Belanda lebih dari dua dekade, kini China telah membuktikan diri sukses membuat ASML (Semiconductor Materials Lithografi) yaitu mesin untuk merancang dan membuta chip semikonduktor untuk komputer. Foto: Instagram@quantumcomputing.ai

Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno

SHENZHEN, SWARAJOMBANG.COM – Meski menghadapi boikot teknologi dari AS selama lebih dua dekade, China diam-diam berhasil mengembangkan prototipe awal sistem litografi ultraviolet ekstrem (EUV) pada awal 2025.

Teknologi ini krusial untuk memproduksi chip semikonduktor paling canggih, yang memanfaatkan panjang gelombang cahaya EUV sebesar 13,5 nanometer—jauh lebih pendek daripada litografi deep ultraviolet (DUV) konvensional—untuk mencetak transistor berukuran 2-3 nanometer.

Reuters melaporkan bahwa tim ilmuwan di fasilitas keamanan tinggi Shenzhen, dibantu mantan insinyur ASML dan jaringan institut penelitian China, telah menghasilkan mesin prototipe yang mampu memancarkan cahaya EUV stabil.

Ini merupakan terobosan kritis, karena generasi cahaya EUV melibatkan plasma tin droplet yang dipanaskan laser hingga 220.000°C, proses yang ASML sempurnakan selama 17 tahun untuk mencapai efisiensi 5-7% konversi energi.

Namun, prototipe China masih dalam tahap pengujian dan belum menghasilkan chip fungsional. Tantangan utama mencakup optik presisi multilayer mirror (dengan reflektivitas >70% pada EUV), keandalan sistem vakum ultra-tinggi, serta kontrol getaran sub-nanometer—area di mana ASML unggul berkat investasi miliaran euro. Sumber memperkirakan chip fungsional baru terealisasi pada 2028-2030.

Sementara itu, ASML tetap monopoli global dengan mesin EUV twinscan berharga $250 juta per unit, esensial untuk chip AI dari Nvidia, AMD, dan produksi TSMC, Intel, serta Samsung.

Perusahaan Belanda ini, berbasis di Veldhoven, mendominasi berkat presisi tak tertandingi: satu mesin mampu cetak 200 wafer per jam dengan defect rate <0,1%. Valuasi ASML capai $419 miliar per Desember 2025, menjadikannya raksasa teknologi Eropa terbesar.

Pembatasan ekspor Belanda ke China—ditekan AS—telah memangkas kontribusi pasar China menjadi 20% dari pendapatan ASML pada 2024.

Meski China giat reverse engineering, mereka tertinggal bertahun-tahun dalam skalabilitas produksi massal. Proyeksi ASML: pendapatan 44-60 miliar euro pada 2030, didorong ledakan permintaan AI. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Agus Purnomo: Insentif RT/RW Pemkab Jombang Ditarget Cair Paling Lambat 10 Maret 2026

7 Maret 2026 - 14:34 WIB

Siswa Makin Bersemangat di SR 8 Jombang, Pembelajaran Pakai Smartboard dan Laptop

9 Januari 2026 - 19:58 WIB

Stok Hanya 700.000, Nvidia Kebingungan Siapkan 2 Juta Chip H200 Pesanan China Senilai Rp 318 Triliun

6 Januari 2026 - 18:31 WIB

Antisipasi Antrean Panjang, Tol Jomo Siapkan 12 Unit Mobil Reader dan SPU Modular

30 Desember 2025 - 11:20 WIB

Perlindungan Wartawan Dinilai Lemah, Forum Wartawan Kebangsaan Desak Revisi UU Pokok Pers

6 November 2025 - 08:28 WIB

Gercep Kumpul Donasi dan Rehabilitasi Rumah tak Layak Huni Guru TK Yuliana di Johowinongan Mojoagung

15 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Cara Pemkot Malang Memperluas PAD, Warung Buka Malam Kena Pajak

3 September 2025 - 21:38 WIB

Warsubi Bawa Setandan Pisang ke Posko Forum Rakyat Jombang untuk Menjawab Penolakan Kenaikan Pajak

2 September 2025 - 21:09 WIB

Setelah Rumah Ahmad Sahroni, Kini Gantian Rumah Eko Patrio Dijarah

30 Agustus 2025 - 23:43 WIB

Trending di Tren