Menu

Mode Gelap

Headline

Bandara IWIP Maluku Utara Jadi Pintu Penyelundupan, Satgas Terpadu Menangkap WNA Tiongkok Bawa 9 Kantong Bubuk Nikel

badge-check


					Pemerintah mulai menempatkan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu di Bandara IMIP, Morowali, terbukti pada hari Jumat 5 Desember 2025, telah menangkap seorang warga RRT berinisial MY, saat akan membawa keluar 9 kantong biji nikel. Foto: dos/Satgas Terpadu Perbesar

Pemerintah mulai menempatkan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu di Bandara IMIP, Morowali, terbukti pada hari Jumat 5 Desember 2025, telah menangkap seorang warga RRT berinisial MY, saat akan membawa keluar 9 kantong biji nikel. Foto: dos/Satgas Terpadu

Penulis: Mulawarman    |    Editor: Priyo Suwarno

MOROWALI, SWARAJOMBANG.COM- Penjagaan di beberapa bandara ‘bebas’  sudah membuah hasil. Satgas Terpadu di Bandara Khusus Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara, berhasil  menggagalkan upaya penyelundupan serbuk nikel oleh WN China berinisial MY.

Tersangka MY kedapatan membawa 5 kemasan serbuk nikel campuran dan empat kemasan serbuk nikel murni, sehingga total 9 kemasan serbuk nikel yang digagalkan penyelundupannya di Bandara Khusus IWIP Weda Bay, Maluku Utara, 5 Desember 2025.​

Satuan Tugas (Satgas) Terpadu di Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Weda Bay, Maluku Utara, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan serbuk nikel oleh warga negara China berinisial MY pada Jumat, 5 Desember 2025.

MY kedapatan membawa lima kemasan serbuk nikel campuran dan empat kemasan serbuk nikel murni melalui penerbangan Super Air Jet (PK-SJE) rute Weda Bay (WDB) ke Manado (MDC).​

Satgas Terpadu, yang ditempatkan sejak 29 November 2025, terdiri dari unsur TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, BMKG, AirNav Indonesia, AvSec, serta karantina terkait, melakukan pemeriksaan rutin di bandara tersebut.

Penangkapan dilakukan setelah deteksi awal oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Halilintar, yang mengawasi aktivitas pertambangan ilegal. Saat ini, MY sedang menjalani pemeriksaan intensif, sementara barang bukti disita untuk analisis komposisi dan nilai ekonomis oleh instansi terkait.​

Penempatan Satgas Terpadu merupakan langkah pemerintah untuk memperkuat pengawasan di bandara khusus IWIP, yang memiliki mobilitas tinggi termasuk tenaga kerja asing dan logistik industri nikel.

Keberhasilan ini menegaskan efektivitas koordinasi lintas instansi dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam mineral strategis seperti nikel dari praktik ilegal. Pengawasan ketat akan terus ditingkatkan untuk mencegah kasus serupa.​

Status hukum tersangka MY dalam kasus penyelundupan serbuk nikel di Bandara Khusus IWIP hingga saat ini adalah masih menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat penegak hukum terkait, sementara penyidik memproses berkas perkara untuk menyiapkan tahap penuntutan.
Hingga kini, belum ada informasi resmi terkait tuntutan spesifik yang diajukan terhadap MY, namun mengingat kasus ini terkait dengan penyelundupan bahan mineral, potensi tuntutan mengacu pada undang-undang terkait tindak pidana penyelundupan dan pengelolaan sumber daya mineral.

Secara umum dalam sistem hukum Indonesia, tersangka seperti MY memiliki hak untuk mendapatkan pemeriksaan cepat dan diajukan ke penuntut umum, diadili secara terbuka, serta berhak mengajukan pembelaan dan saksi (KUHAP).

Tersangka juga dapat mengajukan praperadilan untuk menolak penetapan status tersangka apabila dianggap tidak sah secara hukum. Penuntutan mulai dilakukan setelah penyidik melengkapi berkas perkara dengan minimal dua alat bukti berdasarkan KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan.​

Hingga berita terbaru pada 6 Desember 2025, nama lengkap tersangka berinisial MY dalam kasus penyelundupan serbuk nikel di Bandara Khusus IWIP belum diungkapkan secara resmi oleh aparat penegak hukum atau media kredibel.

Media hanya menyebutnya sebagai Warga Negara Asing (WNA) China berinisial MY, yang sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Satgas Terpadu dan instansi terkait.​ **

berapa banyak serbuk nikelnya

Detail Barang Bukti

Barang bukti tersebut disita saat MY naik penerbangan Super Air Jet rute Weda Bay-Manado dan kini menjalani analisis komposisi serta nilai ekonomis oleh instansi terkait seperti Bea Cukai. Belum ada informasi resmi mengenai berat total atau volume spesifik dari masing-masing kemasan, karena proses penelitian laboratorium masih berlangsung.​

Keberhasilan penggagalan ini menunjukkan efektivitas Satgas Terpadu dalam mencegah penyelundupan mineral strategis seperti nikel dari kawasan industri IWIP.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Mobil Tabrak Belakang Truk, 1 Tewas dan 1 Luka Parah

12 Juni 2026 - 14:26 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Satu Pelaku Begal HP Tak Berkutik Dibekuk Polisi

2 Juni 2026 - 14:39 WIB

Perempuan Indonesia Jadi Korban Perbudakan di Australia

28 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Panen Jagung

28 Mei 2026 - 19:03 WIB

Polres Jombang Salurkan Dua Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim

26 Mei 2026 - 13:42 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Alternatif, Polsek Kudu Tanam Uwi Ungu

25 Mei 2026 - 20:06 WIB

Trending di Hukum