Menu

Mode Gelap

Ekonomi

IISC Melapor 1 Juta Ton/ Tahun Baja Ilegal Masuk ke Indonesia, Purbaya: Gila Saya Dikibuli Anak Buah!

badge-check


					IISC mengeluh akibat masuknya baja impor ilegal setahun 1 juta ton, menyebabkan industri baja dalam negeri hancur. Disisi lain, bea masuk impor ilegal ini menjadi noo ke negara. Foto: smsperkasa.com Perbesar

IISC mengeluh akibat masuknya baja impor ilegal setahun 1 juta ton, menyebabkan industri baja dalam negeri hancur. Disisi lain, bea masuk impor ilegal ini menjadi noo ke negara. Foto: smsperkasa.com

Penulis: Yusran Hakim   |    Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-  Kinerja Bea Cukai bisa menyebabkan negara Indonesia hancur. Kondisi itu sangat dirasakan oleh Menteri Keuangan, Purbaya, karena dia mendapatkan info bahwa terjadi import baja setahun bisa mencapai 1 juta ton.

Purbaya Yudhi Sadewa mengetahui ada impor baja ilegal berdasarkan laporan  langsung dari Asosiasi Pengusaha Baja Konstruksi Indonesia (Indonesian Society of Steel Construction/IISC), Senin 1 Desember 2025.

Dalam rapat dengan para pengusaha baja, Ketua Umum IISC Budi Harta Winata mengeluhkan mudahnya baja siap pakai ilegal masuk ke Indonesia yang mengganggu industri dalam negeri.

Keluhan tentang impor baja ilegal ini datang dari pengusaha baja yang menyatakan bahwa industri nasional kehilangan banyak tenaga kerja, dari 1.000 karyawan mereka kini tinggal 70 orang akibat derasnya produk impor.

Pengusaha juga menyoroti bahwa produk impor baja banyak digunakan untuk pembangunan gedung dan pusat perbelanjaan, menggantikan produk dalam negeri.

Purbaya meminta pengusaha dan asosiasi terkait untuk menyampaikan laporan detail agar dapat melakukan penindakan serius dan perbaikan pengawasan bersama instansi terkait.​​

Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pengungkapan terkait impor baja ilegal hingga satu juta ton itu pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Senin, 1 Desember 2025.
Dalam acara tersebut, Purbaya mengancam akan membekukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai jika dalam satu tahun tidak mampu memperbaiki pengawasan impor ilegal. Ia juga menyatakan bahwa laporan internal yang diterimanya dari anak buah di Bea Cukai sering tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.​
Laporan tersebut memicu Purbaya untuk menindaklanjuti dan memerintahkan investigasi serta pembenahan internal di Bea Cukai karena jajarannya di sana sempat melaporkan tidak ada masalah, padahal fakta di lapangan berbeda.

Purbaya pun meminta asosiasi pengusaha untuk memberikan laporan rinci agar bisa melakukan langkah tegas dalam pengawasan impor ilegal tersebut.​

Nilai impor baja ilegal yang diungkap Purbaya Yudhi Sadewa tidak disebutkan secara spesifik dalam angka nilai rupiah atau dolar, tetapi volume impor ilegal mencapai sekitar satu juta ton per tahun.
Menurut laporan dari Masyarakat Baja Konstruksi Indonesia, volume sebesar itu mengganggu industri baja domestik karena pabrik lokal hanya membutuhkan sebagian kecil dari volume tersebut untuk memenuhi kebutuhan nasional.
Impor baja ilegal ini sangat berdampak pada pasar dan tenaga kerja dalam negeri meskipun nilai totalnya secara nilai uang belum dipublikasi secara rinci dalam laporan yang tersedia.​ **

Terkait
Hitung nilai 1 juta ton baja HRC dalam IDR menggunakan harga per ton terkini
Berapa harga per ton baja HRC dan sumber datanya untuk perhitungan
Konversi 1 juta ton baja ke nilai rupiah jika pakai harga FOB China
Hitung nilai 1 juta ton besi WF dalam IDR pakai harga per kg lokal
Estimasi biaya impor 1 juta ton baja termasuk ongkir dan bea masuk

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:38 WIB

Harga BBM Hampir Semua Harga Turun, Kecuali Pertamax

13 Juli 2026 - 20:19 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:13 WIB

2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini Disusulkan Pemprov Jatim

6 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Pertamax Turbo Turun Rp1450, Per 1 Juli 2026

1 Juli 2026 - 19:52 WIB

Juli-Agustus-September Tarif Listrik Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:29 WIB

Trending di Ekonomi