Menu

Mode Gelap

Entertainment

Pengantin Perempuan Melarikan Diri, Yuliet dari Kendal Dituntut Ganti Rugi Rp 133 Juta

badge-check


					Vina pilih melarikan diri dengan pacarnya karyawan batagor, 7 November 2025,  meskipun hajatan pernikahan sudah siap dilakukan. Foto: Instagram@liputan_kendal_terkini Perbesar

Vina pilih melarikan diri dengan pacarnya karyawan batagor, 7 November 2025, meskipun hajatan pernikahan sudah siap dilakukan. Foto: Instagram@liputan_kendal_terkini

Penulis: Adi Wardhono   |    Editor: Priyo Suwarno

KENDAL, SWARAJOMBANG.COM – Ini adalah kisah cinta yang bagai Romeo dan Juliet dari Kendal, Jawa Tengah, namun berujung pilu dan penuh drama yang mengguncang malam sebelum hari bahagia. Saat udara masih dingin di fajar hari Jumat, 7 November 2025, seorang mempelai pria menanti dengan harapan membuncah, namun sang mempelai wanita justru menghilang ditelan gelap malam.

Galih Permadi, pria pemberani yang datang dari Banyumas bahkan rela meninggalkan Brunei Darussalam, menempuh perjalanan ribuan kilometer demi cinta yang ia yakini abadi, harus menerima kenyataan pahit ketika akad nikah yang sudah dirancang penuh cinta hancur berantakan seperti tenda yang diterjang puting beliung.

Di tengah persiapan rapi dan harapan tinggi, Vina — sang pujaan — menghilang tanpa jejak, melarikan diri bersama seseorang yang tak diduga, seorang tukang batagor yang berjualan di pinggir jalan tak jauh dari tempatnya bekerja di Kendal.

Drama ini mengoyak hati semua yang terlibat. Keluarga pengantin pria di Banyumas pun terpaksa menempuh jalan mediasi yang penuh ketegangan dan air mata.

Dalam pertemuan itu, harapan akan penyatuan dua hati berakhir pilu: hubungan mereka bubar, sementara pihak keluarga Vina harus menanggung beban ganti rugi sebesar Rp 133 juta, sebagai konsekuensi penghancuran mimpi dan rencana tersebut.

Kisah ini makin rumit ketika sang pemilik usaha batagor membantah keterlibatan keluarganya, menyampaikan bahwa Hilman Fauzi, pria yang membawa Vina pergi, menghilang tanpa kabar sejak malam itu. Misteri dan kesedihan membalut kisah cinta yang seharusnya bersemi dan berbuah bahagia.

Perjalanan cinta Galih yang penuh pengorbanan dan harapan berubah menjadi kisah pilu yang menoreh luka mendalam. Pernikahan yang seharusnya menjadi bab indah hidup, kini menjadi pengingat pahit bahwa cinta tak selalu berjalan sesuai rencana, dan terkadang, kepergian seseorang meninggalkan ruang kosong yang tak tergantikan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

Kasus Hukum Jalan Terus, Inge Marita Duduk Simpuh Mohon Maaf kepada Lutviana

20 April 2026 - 12:57 WIB

Hadapi Aksi 214, Rudi Mas’ud Bangun Pagar Berduri 4 M dan 1.700 Personel Pengaman

20 April 2026 - 11:57 WIB

Poster digital ini diubggah akun Instagram@lambe_kaltim. Foto: instagran@lambe_kaltim

100 Lebih Santri Ponpes Asnawiyyah Demak, Mual dan Muntah, Makan Nasi Goreng MBG

20 April 2026 - 00:04 WIB

Trending di Headline