Menu

Mode Gelap

Nasional

Bupati Marhaen: Program Kampung Mandiri jadi Penggerak Ekonomi di Desa dan Kecamatan

badge-check


					Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, kunjungi stand Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22. Foto.Dok.Humas Perbesar

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, kunjungi stand Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22. Foto.Dok.Humas

Penulis: Gandung Kardiyono|Editor: Priyo Suwarno

NGANJUK, SWARAJOMBANG.COM – Merupakan bagian dari Program Kampung Mandiri, Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Tim Penggerak PKK menggelar Bazar Produk UMKM TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Nganjuk, Selasa (11/11/2025) di Halaman Pendopo KRT Sosrokoesoemo.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni Marhaen,

Didampingi Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro bersama Ketua Bidang 1 TP PKK Nganjuk dr. Widhi Nastiti Trihandy, meninjau berbagai stand yang memamerkan produk unggulan dari seluruh kecamatan.

Produk yang ditampilkan mulai dari olahan pangan tradisional dan modern, kerajinan tangan, busana, hingga produk herbal lokal yang unik dan inovatif.

Bupati Marhaen menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para pelaku UMKM.

“Program Kampung Mandiri ini menunjukkan bahwa PKK bukan hanya penggerak kegiatan keluarga, tetapi juga motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan kecamatan,” ujar Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Ia menekankan bahwa bazar ini bukan sekadar pameran. “Ini adalah sarana edukasi, promosi, dan jejaring bagi para pelaku UMKM.

Kegiatan semacam ini membuka peluang baru untuk memperluas pasar, meningkatkan kreativitas, serta mendorong ekonomi berbasis keluarga yang mandiri dan produktif,” tambahnya.

Melalui program ini, Kang Marhaen menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung PKK melalui pelatihan, pendampingan, promosi produk, hingga akses pasar yang lebih luas.

“Kami ingin setiap keluarga di Kota Bayu memiliki peluang untuk berkembang, kreatif, dan mandiri. PKK menjadi motor penggerak yang mendorong kesejahteraan masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten,” harapnya.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hotman Paris Hanya Empat Hari Bertahan Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

24 Juli 2026 - 07:16 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Terancam PHK, Begini Langkah Disnaker

23 Juli 2026 - 21:01 WIB

Tahun Ini Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif

23 Juli 2026 - 20:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Trending di Nasional