Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Pemerintah Sahkan PP No 28/ 2025 tentang Izin Usaha Blockchain dan Bisnis Kripto

badge-check


					Ilsutrasi. idn.freepik.com Perbesar

Ilsutrasi. idn.freepik.com

Penulis: Sri Muryanto    |      Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Indonesia secara resmi mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Usaha Blockchain dan Kripto Kini Lebih Terstruktur. 

Termasuk Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, sebagai bagian dari reformasi regulasi yang mengedepankan kemudahan berusaha, efisiensi, dan perlindungan bagi pelaku industri digital, juga  sektor blockchain dan aset kripto yang kian berkembang pesat di tanah air.

Kebijakan ini menjadi kabar baik sekaligus peringatan penting bagi para pelaku industri Web3, blockchain, dan aset digital lainnya.

PP tersebut merupakan kelanjutan dari implementasi Online Single Submission – Risk-Based Approach (OSS-RBA), sistem perizinan yang menyesuaikan persyaratan administratif berdasarkan tingkat risiko usaha.

Dengan aturan baru ini, proses perizinan untuk pelaku usaha teknologi blockchain menjadi jauh lebih sederhana, khususnya untuk kategori usaha dengan risiko rendah hingga menengah-rendah. Kegiatan seperti:

  • Pengembangan perangkat lunak blockchain,
  • Layanan smart contract,
  • Infrastruktur node dan layanan hosting terdesentralisasi,
  • Proyek Web3 dan NFT non-keuangan,

Semua tidak lagi memerlukan perizinan kompleks di awal pendirian. Cukup dengan mendaftar dan memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui OSS-RBA, pelaku usaha dapat langsung mulai beroperasi secara sah.

Hal ini membuka pintu bagi lebih banyak inovasi lokal di sektor Web3, dan berpotensi meningkatkan jumlah startup blockchain di Indonesia.

Data dari Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menunjukkan bahwa per 2024 terdapat lebih dari 200 proyek blockchain aktif di Indonesia, dan angka ini diprediksi tumbuh 35% pada akhir 2025.

Regulasi Ketat 

Meski ada pelonggaran di sektor teknologi, regulasi tetap ketat bagi entitas yang bergerak dalam aktivitas keuangan berbasis kripto, termasuk:

  • Bursa aset kripto (crypto exchange),
  • Penerbitan stablecoin dan tokenisasi aset,
  • Security token offering (STO),
  • Layanan kustodian dan dompet digital kripto.

Pelaku usaha di sektor ini tetap wajib:

  • Terdaftar melalui OSS-RBA dan memperoleh NIB;
    Mengantongi izin dari otoritas terkait, seperti Bappebti (untuk perdagangan fisik aset kripto) dan OJK (jika menyentuh aspek sekuritas atau produk keuangan);
  • Melewati proses validasi komitmen yang mencakup aspek keamanan sistem, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen.

Kebijakan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mencegah praktik ilegal seperti skema ponzi, pencucian uang, dan pendanaan terorisme melalui aset digital.

Perlindungan Pengguna Kripto

Bagi masyarakat, terutama investor ritel, PP 28/2025 memberikan lapisan perlindungan tambahan. Semua perusahaan yang legal dan berizin kini dapat dicek statusnya melalui sistem OSS-RBA secara transparan dan terintegrasi.

Dengan legalitas yang lebih mudah diverifikasi, risiko menjadi korban penipuan dari platform tidak resmi dapat ditekan secara signifikan.

Bappebti mencatat bahwa selama tahun 2023 terjadi peningkatan kasus penipuan investasi kripto ilegal sebesar 28% dibanding tahun sebelumnya, dan regulasi baru ini diharapkan bisa membalikkan tren tersebut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ini Catatan Harga Bahan Pangan Menurut PHPS

23 Juli 2026 - 21:26 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:38 WIB

Harga BBM Hampir Semua Harga Turun, Kecuali Pertamax

13 Juli 2026 - 20:19 WIB

Laka Beruntun Libatkan Tiga Motor, Empat Orang Terluka Termasuk Bocah 7 Tahun

8 Juli 2026 - 14:15 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:13 WIB

2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini Disusulkan Pemprov Jatim

6 Juli 2026 - 19:04 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Pertamax Turbo Turun Rp1450, Per 1 Juli 2026

1 Juli 2026 - 19:52 WIB

Trending di Ekonomi