Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Diduga Pertalite Penyebab Ratusan Motor Mogok di Tuban, Lamongan, Bojonegoro

badge-check


					Ilustrasi banyak motor mogok masuk bengkel, karena motor brebet lalu tidak mau distart. Foto: Insgtaram@inijawatimur Perbesar

Ilustrasi banyak motor mogok masuk bengkel, karena motor brebet lalu tidak mau distart. Foto: Insgtaram@inijawatimur

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

BOJONEGORO, SWARAJOMBANG.COM– Banyak pengendara motor di Tuban, Bojonegoro, Lamongan beberapa wilayah Jawa Timur melaporkan motor mereka mendadak brebet atau tersendat setelah mengisi BBM jenis Pertalite, terutama sejak Sabtu – Senin, 25 – 27 Oktober 2025.

Keluhan ini meliputi hilangnya tenaga mesin, brebet, bahkan motor sampai mati mendadak. Banyak motor yang dibawa ke bengkel untuk diperbaiki dengan perbaikan umum seperti mengganti busi dan membersihkan throttle body.

Mekanik dan pemilik bengkel mencium bau aneh dari Pertalite yang dicurigai sebagai penyebab, seperti bau buah pepaya busuk.

Fenomena ini juga dilaporkan viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas. Beberapa pengendara melaporkan bahwa motor yang sebelumnya normal tiba-tiba bermasalah setelah keluar dari SPBU resmi yang menjual Pertalite.

Dugaan sementara dari beberapa laporan adalah kualitas Pertalite yang diduga tidak standar atau dicampur dengan zat lain (seperti etanol), yang kemudian menyebabkan masalah mesin.

Pihak SPBU dan Pertamina hingga laporan ini belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan tersebut. Pengujian bahan bakar oleh pihak kepolisian dan laboratorium sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.

Jika Anda mengalami masalah serupa, solusi sementara yang disarankan oleh beberapa mekanik adalah beralih menggunakan Pertamax atau melakukan servis cepat seperti pembersihan throttle body dan penggantian busi untuk mengatasi brebet mesin sementara waktu.​

Respon Pertamina
Pertamina sudah memberikan pernyataan resmi terkait keluhan masyarakat soal motor yang brebet setelah mengisi Pertalite.  Roberth MV Dumatubun, yang merupakan Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga.
Mereka menyatakan bahwa seluruh produk BBM, termasuk Pertalite dengan RON 90, yang disalurkan ke konsumen telah memenuhi standar dan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.
Dia menyatakan secara resmi bahwa Pertalite (BBM RON 90) yang beredar di SPBU adalah produk bensin yang dihasilkan dari campuran hidrokarbon eks kilang tanpa penambahan etanol.
Roberth membantah klaim ada etanol dalam Pertalite dan menjelaskan bahwa percobaan mencampur Pertalite dengan air menghasilkan dua lapisan tidak bisa dijadikan bukti adanya etanol, melainkan merupakan fenomena kimiawi alami bensin yang nonpolar tidak bisa bercampur dengan air yang polar.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Pernyataan ini disampaikan Roberth dalam beberapa keterangan resmi pada Oktober 2025 sebagai respons terhadap isu yang beredar di media sosial.

Namun, Pertamina juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen jika ada kendala teknis, dan menjelaskan sedang melakukan pengecekan dan investigasi untuk memastikan kualitas BBM tetap terjaga.

Beberapa laporan keluhan motor brebet ini juga memicu permintaan investigasi lebih lanjut dari pihak terkait dan masyarakat agar masalah ini segera ditangani dengan transparan.​

Jadi, meski ada keluhan dan isu di lapangan, hingga kini pihak Pertamina menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen pada standar kualitas dan melakukan tindak lanjut terkait laporan tersebut.

Untuk masalah motor brebet, masyarakat dianjurkan tetap membawa motor ke bengkel untuk dilakukan pengecekan serta menghindari potensi kerusakan lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

7 Orang Tewas 29 Luka luka, Akibat Kecelakaan Segi Tiga Argo Bromo, KRL dan Taksi Listrik di Bekasi

28 April 2026 - 10:22 WIB

Jombang Raih Peringkat IV Nasional Penyelengaraan Administrasi Pemda Terbaik

28 April 2026 - 08:33 WIB

Minyak Goreng Melambung hingga Rp60.000/Liter di Papua, Meluas ke 224 Wilayah Nasional

27 April 2026 - 19:05 WIB

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

27 April 2026 - 18:40 WIB

Kementrian ESDM uji coba BBM B50, pafa mesin diesel KAI . Jika uji coba ini sukses maka RI bisa beremat devisa hingga Rp 157 triliun/ tahun. Foto: Liputan6

Gapero Surabaya Peringatkan Risiko PHK Akibat Regulasi Rokok Baru

27 April 2026 - 16:10 WIB

Siswa SLB Dilibatkan Dalam Dimulasi Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Jombang Peringati HKB 2026

27 April 2026 - 16:06 WIB

ESDM Dorong Energi Alternatif, CNG dan DME Jadi Opsi

27 April 2026 - 15:56 WIB

B50 Perkuat Ketahanan Energi, Indonesia Tak Lagi Impor Solar

27 April 2026 - 15:41 WIB

Dunia Terpukul Kenaikkan Harga Minyak Mentah $US107/Barel, Subsudi BBM RI Bisa Melonjak Hingga Rp500 Triliun

27 April 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi kenaikkan harga minyak dunia Senin, 27 April 2026, tembus $US107/ barel kondisi ekonomi dumia masih mencekam. Foto: liputa6
Trending di Ekonomi