Penulis: Adi G | Editor: Aditya Prayoga
JAKARTA, SWARAJOMBANG- Lima rangkaian LRT Jabodetabek mengalami gangguan listrik pada Sabtu (25/10/2025), membuat ratusan penumpang harus berjalan kaki di jalur darurat.
Gangguan pada sistem third rail penyuplai listrik utama kereta menyebabkan perjalanan berhenti total sejak pukul 08.41 WIB.
Sebanyak 653 penumpang akhirnya dievakuasi menuju stasiun terdekat seperti Kuningan, Halim, Cawang, Kampung Rambutan, dan Bekasi Barat.
Proses evakuasi berakhir pukul 10.06 WIB tanpa korban luka.
Namun banyak Netizen menyorot jalur darurat setinggi 15 meter dari tanah. Mereka melintasi walkway sempit selebar sekitar 50 cm di tepi rel, hanya dilengkapi pagar di sisi kanan tanpa pembatas di sisi kiri.
.Akun @kakami.gllry menulis, “Kalo ada lansia, penumpang disabilitas, atau ibu hamil gimana ya?” Sementara @itsmebibah menulis, “Ngeri banget, kepleset dikit sudah wasalam.”
Eric Donald Trump Jelaskan Hubungannya dengan Presiden Prabowo
Komentar lain juga menyinggung kurangnya prosedur darurat. “Kenapa gak panggil damkar ya? Biar bisa evakuasi pakai tangga darurat mungkin,” tulis akun @arifhill_1.
Ada pula yang menyindir tajam, “Harus menyeberangi jembatan shirotolmustakim, mudah-mudahan gak ada korban,” ujar @bellacrlsss.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses evakuasi, terutama di jalur transportasi publik modern seperti LRT.
Standart Luar Negeri
Berikut beberapa standar internasional terkait lebar minimal walkway evakuasi pada jalur rel atau LRT elevated:
Menurut dokumen dari California High‑Speed Rail Authority, “The walkway width should be not less than 3.00 feet (≈ 0,91 m) and shall be no less than 2.75 feet (≈ 0,84 m).”
Jawaban Situs Kemennaker dan Situs Pemerintah Lemot “Bikin Malu Bonus Jengkel”
Studi simulasi dari MDPI menunjukkan bahwa untuk jalur kereta elevated, “a d₂ of 1.3 m is an ideal width for new evacuation walkways” berdasarkan analisis waktu evakuasi.
Panduan dari Hong Kong Infrastructure Department menyebut “minimum clear width of 850 mm (≈ 0,85 m)” untuk evacuation/side walkway.
Jadi, secara umum lebar minimal yang banyak digunakan berkisar antara 0,85 m hingga ~1,3 m, tergantung konteks dan sistem.***











