Menu

Mode Gelap

Headline

Ngamuk di Minimarket Peterongan, Satpol PP Bawa ODGJ ke Griya Cinta Kasih

badge-check


					Melakukan respon cepat, petugas SatpoPP Jombang mengamankan seorang pria ODGJ yang mengamuk di sebuah minimarket Peterongan, Jumat sore, 10 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Melakukan respon cepat, petugas SatpoPP Jombang mengamankan seorang pria ODGJ yang mengamuk di sebuah minimarket Peterongan, Jumat sore, 10 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo    |    Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang dengan cepat merespons laporan warga tentang seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk di Kecamatan Peterongan. Kejadian berlangsung pada Jumat sore (10/10) di sebuah gerai Indomaret di kawasan tersebut.

Warga melaporkan, pria yang diduga ODGJ itu membuat keributan dan membuat suasana di sekitar menjadi panik. Mendapat laporan, petugas Satpol PP langsung menuju lokasi, demikian situs jombangkab.go.id, meawartakan.

Sesampainya di tempat, petugas melakukan pendekatan yang humanis kepada pria tersebut. Penanganan dilakukan dengan hati-hati supaya situasi tetap aman dan tidak membahayakan warga sekitar.

Setelah berhasil menenangkan pria itu, petugas membawa ODGJ tersebut ke Griya Cinta Kasih, tempat rehabilitasi di Jombang, untuk mendapatkan perawatan medis dan psikologis lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Jombang, Drs. Pruwanto, M.KP, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga ketertiban sekaligus memberikan perlindungan kepada kelompok yang rentan, termasuk ODGJ.

“Kami tidak hanya menegakkan peraturan, tapi juga mengutamakan pendekatan kemanusiaan. Penanganan ODGJ harus hati-hati dan melibatkan pihak terkait,” kata Samsudi S.H., M.Si, Sekretaris Dinas Satpol PP yang ikut di lokasi.

Diharapkan dengan penanganan yang cepat ini, suasana di sekitar Indomaret bisa kembali tenang, dan ODGJ itu mendapatkan perawatan yang sesuai kebutuhannya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang, Diduga Siksa Bocah Titipan

26 April 2026 - 01:37 WIB

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Keracunan MBG di SDN 7 Rumbia Jeneponto, 23 Siswa Dirawat

25 April 2026 - 10:53 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Trending di Headline