Menu

Mode Gelap

Headline

Disnak Jombang Terjunkan 8 Tim untuk Vaksinasi PMK Serentak di 21 Kecamatan

badge-check


					Dinas Peternakan Pemkab Jombang  melakukan vaksikansi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sudah mulai terdeksi sejak awal 2026 di wilayah Jombang.  Foto: jombangkab.go,id Perbesar

Dinas Peternakan Pemkab Jombang melakukan vaksikansi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sudah mulai terdeksi sejak awal 2026 di wilayah Jombang. Foto: jombangkab.go,id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |     Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang sedang meningkatkan vaksinasi massal untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Vaksinasi dilakukan secara bersamaan di 21 kecamatan dengan 8 tim petugasa vaksinasi, dan diharapkan  bisa selesai dalam waktu dua bulan mendatang.

Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mencegah terulangnya wabah PMK, terutama saat perubahan cuaca dan musim hujan yang sering menjadi awal munculnya penyakit pada hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si menjelaskan bahwa bulan ini, pemerintah sudah menyiapkan lebih dari 18.000 dosis vaksin PMK yang akan segera diberikan kepada ternak sapi, demikian mengutip dari jombangkab.go.id, Selasa 22 September 2025.

Dari pengamatan di lapangan, petugas Disnak Jombang sudah terlihat melakukan vaksinasi langsung ke ternak di kandang-kandang peternak sejak 18 September 2025. Setelah suntikan vaksin, pemilik ternak juga diberikan vitamin dan obat cacing sebagai dukungan dan perawatan lanjutan.

Lebih lanjut, Kadisnak Jombang menambahkan bahwa hingga pertengahan September 2025, Kabupaten Jombang masih tercatat tidak ada kasus PMK sejak kasus terakhir ditemukan di akhir Maret lalu.

Data menunjukkan bahwa hingga sekarang, vaksinasi PMK tahun 2025 telah mencapai 45.410 dosis atau 62,01% dari total target vaksin yang diterima yaitu 73.225 dosis.

Untuk mempercepat vaksinasi, mereka bekerja sama dengan seluruh petugas medis hewan, petugas mantri hewan, penyuluh peternakan, dan asosiasi paramedik veteriner agar proses vaksinasi di lapangan bisa lebih cepat.

“Vaksinasi ini tidak hanya untuk mencegah penyebaran, tetapi juga untuk bersiap menghadapi kemungkinan munculnya kembali wabah PMK di Jombang,” tambah Saleh.

Sementara itu, Drh Azis Daryanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Disnak Jombang, menjelaskan bahwa vaksinasi ini penting, bukan hanya untuk mencegah penularan, tetapi juga sebagai langkah siaga menghadapi kemungkinan terjadinya wabah PMK.

Dia berharap pelayanan proaktif dari petugas Dinas diikuti dengan respons positif dari peternak tanpa ada penolakan. Hal ini penting agar jumlah ternak yang divaksin mencapai target, sehingga dapat tercipta kekebalan bersama terhadap PMK di Kabupaten Jombang.

Vaksinasi rutin dapat meningkatkan populasi sapi di Jombang, sehingga  dapat meningkatkan produktivitas ternak untuk menjaga ketahanan pangan di kabupaten Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta Pria Gedek Mojokerto, Gegara Pasang Kamera di Toilet Masjid

9 Juni 2026 - 20:54 WIB

Saat Popularitas Prabowo Diuji, Rival Politik Mulai Mengambil Posisi

9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Leona Bacoh 2 Tahun Bikin Dunia Terpesona, Video Viral 11,6 Juta Like Share 670 Ribu

9 Juni 2026 - 15:42 WIB

Menelisik Akar Terorisme (14): Raja Henry XIII Bunuh Sendiri duc de Guise

9 Juni 2026 - 13:40 WIB

Pertamax Turbo Naik Tajam, Dexlite Anjlok Rp3.600 per Liter

8 Juni 2026 - 18:58 WIB

Awas Sidoarjo Terancam Darurat HIV-AIDS: Tiap Bulan Tambah 50 Kasus Baru Total 7.129 Penderita

8 Juni 2026 - 17:28 WIB

Hadi Atmaji Pimpin Rapat Ranperda Penyelenggaraan Jasa, Warsubi Jawab Pertanyaan Dewan

8 Juni 2026 - 14:47 WIB

Gempa Magnetudo 7.7 di Mindanao, Getaran Terasa di Indonesia Utara

8 Juni 2026 - 12:17 WIB

Trending di Nasional