Menu

Mode Gelap

Headline

CSR PT Terminal Petikemas Surabaya: Aliri Air Bersih untuk 164 KK Pamekasan

badge-check


					Manajemen PT Terminal Petikemas Surabaya meresmikan bantuan aliran air bersih kepada warga di kawasan kabupaten pamekasan, Surabaya. Foto: Dok/PT TPS Perbesar

Manajemen PT Terminal Petikemas Surabaya meresmikan bantuan aliran air bersih kepada warga di kawasan kabupaten pamekasan, Surabaya. Foto: Dok/PT TPS

Penulis: Arso Yudianto    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Hingga September 2025 ini, sebanyak 164 kepala keluarga di beberapa desa wsilayah kabupaten Pamekasan, Madura, telah menikmati aliran air bersih program CSR atau Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL) dari PT Terminal Petikemas Surabaya.

Sistem distribusi baru ini memungkinkan perluasan manfaat hingga 68 KK yang sebelumnya kesulitan  memperoleh air bersih kini terlayani, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satu inisiatif unggulan TPS adalah penyediaan akses air bersih dan sanitasi di Kabupaten Pamekasan, Madura, yang sejak diluncurkan pada 2022 kini telah berkembang signifikan dan memberikan manfaat langsung bagi ratusan kepala keluarga.

Program Alirkan Harapan ini pertama kali diinisiasi oleh TPS pada tahun 2022 untuk mengatasi krisis air yang terjadi di Desa Sumberwaru, Pamekasan Madura.

TPS membangun sumur bor sedalam 75 meter, tandon air, jaringan distribusi sepanjang 2.500 meter, serta fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Infrastruktur tersebut diserahterimakan pada September 2022 dan sejak itu dikelola secara mandiri oleh masyarakat dengan pendampingan Inisiasi Zakat Indonesia (IZI) sebagai mitra pelaksana.

Selain menyedaiaan infrastruktur air bersih untuk warga, dalam melaksanakan CSR PT Terminal Petikemas Surabay juga memberikan bantuan kepada warga, di wilayah kabupaten Pamekasan, Madura, sejak tahun 2025. Foto: Do/ PT TPS

Sebelum program ini hadir, warga Desa Sumberwaru kerap mengalami krisis air bersih, terutama di musim kemarau panjang. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Hingga 2024, jumlah penerima manfaat meningkat pesat dari 30 kepala keluarga (KK) di awal program menjadi 96 KK. Akses air bersih ini terbukti menggerakkan perekonomian lokal dengan peningkatan rata-rata pendapatan keluarga, sekaligus menekan risiko penyakit berbasis sanitasi.

Keberhasilan program Alirkan Harapan ini mengantarkan TPS meraih penghargaan Community Involvement Development (CID) Bidang Lingkungan pada Pelindo TJSL Award 2024. Selain pengakuan Nasional, penghargaan tersebut juga membawa dukungan dana untuk perluasan program di Desa Sumberwaru.

Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk membangun sumur bor tambahan di Desa Sumberwaru, dilengkapi dengan jaringan pipanisasi terpisah dari sumur pertama.

“Program ini adalah manifestasi nyata dari komitmen TPS untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Kami percaya akses air bersih dan sanitasi yang memadai adalah fondasi penting bagi kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas masyarakat,” ujar Erika A. Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS.

Erika juga menekankan pentingnya keberlanjutan, “Keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mengelola secara mandiri. Karena itu, kami membentuk kelompok pengelola desa yang dibekali pelatihan dan panduan tata kelola agar fasilitas ini terjaga keberlangsungannya,” jelasnya.

Melalui inisiatif ini, TPS membuktikan bahwa peran perusahaan tidak hanya terbatas pada sektor kepelabuhanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi atas krisis air bersih.

Dengan memberikan manfaat nyata pada aspek kesehatan, ekonomi, dan pendidikan, program ini menjadi bukti komitmen TPS dalam menciptakan nilai sosial berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta Pria Gedek Mojokerto, Gegara Pasang Kamera di Toilet Masjid

9 Juni 2026 - 20:54 WIB

Saat Popularitas Prabowo Diuji, Rival Politik Mulai Mengambil Posisi

9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Leona Bacoh 2 Tahun Bikin Dunia Terpesona, Video Viral 11,6 Juta Like Share 670 Ribu

9 Juni 2026 - 15:42 WIB

Menelisik Akar Terorisme (14): Raja Henry XIII Bunuh Sendiri duc de Guise

9 Juni 2026 - 13:40 WIB

Pertamax Turbo Naik Tajam, Dexlite Anjlok Rp3.600 per Liter

8 Juni 2026 - 18:58 WIB

Awas Sidoarjo Terancam Darurat HIV-AIDS: Tiap Bulan Tambah 50 Kasus Baru Total 7.129 Penderita

8 Juni 2026 - 17:28 WIB

Hadi Atmaji Pimpin Rapat Ranperda Penyelenggaraan Jasa, Warsubi Jawab Pertanyaan Dewan

8 Juni 2026 - 14:47 WIB

Gempa Magnetudo 7.7 di Mindanao, Getaran Terasa di Indonesia Utara

8 Juni 2026 - 12:17 WIB

Trending di Nasional