Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

IKM Jombang Punya Potensi Besar Menembus Pasar Global

badge-check


					Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang mengadakan Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha untuk IKM guna meningkatkan omzet dan kualitas produk selama 4 hari, 2-5 Agustus 2022. (Foto: Dok. Disdagrin Jombang) Perbesar

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang mengadakan Pelatihan Pengelolaan Bisnis dan Manajemen Wirausaha untuk IKM guna meningkatkan omzet dan kualitas produk selama 4 hari, 2-5 Agustus 2022. (Foto: Dok. Disdagrin Jombang)

Penulis: Muhammad Tauhid

JOMBANG, SWARAJOMBANG.com – Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur memiliki potensi besar menembus pasar global.

Sejumlah produk yang sudah menembus pasar global sepert kopi Wonosalam,i manik-manik dari Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo dan kerajinan kuningan Mojotrisno, Mojoagung sudah lama dikenal di berbagai manca Negara.

“Potensi pasar seperti ini harus kita rawat dan pelihara dengan baik, disamping mencari terobosan pasar  baru,” ujar Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Dra Isnainiyah MSi kepada SWARAJOMBANG.com, Selasa (2/8/2022).

Dalam upaya meningkatkan omzet dan menghasilkan produk berkualitas ekspor, Disdagrin Jombang mulai Selasa hingga Jumat (2-5/8/2022) mengadakan pelatihan bisnis dan manajemen wirausaha dari sentra IKM di Kabuopaten Jombang.

Kegiatan yang diikuti 25 peserta dari sentra IKM itu diharapkan mampu membangkitkan kembali usaha yang sempat lesu selama musim pandemic Covid-19.

Isnaiyah mengaku bahwa pandemic Covid-19 menjadi pukulan berat bagi pelaku usaha, tidak terkeculi pengusaha di Jombang.

“Covid-19 tidak saja berdampak buruk pada bisnis, tetapi juga berdampak psikologis juga,” kata Isnainiyah.

Karenanya, tambah Isnainiyah, pelatihan ini salah satu upaya membangun kekuatan lagi agar para pelaku bisnis bergegas mengambil peluang pasar yang melai terbentang kembali.

“Bahkan batik pewarna alam dari Jombang sudah ada yang dipesan Presiden kelima, Ibu Megawati Soekarnoputri. Selembarnya bias mencapai  25 juta rupiah,” kata Isnainiyah, bangga, sembari menambahkan bahwa merah warna alam sangat pas dengan warna merah PDI Perjuangan.

Sementara produk manik-manik sudah lama diekspor sampai Thailand, Australia, Kanada, Jerman, dan berbagai Negara lain. Begitu juga kerajinan cor kuningan.

Isnainiyah juga berharap para pelaku usaha mampu menjaga dan meningkatkan kualitas produknya agar tidak digeser pelaku usaha dari luar daerah.

“Karena, produk yang sama di luar daerah juga ada. Untuk itu, menjaga kualitas produk dan melayani costumer dengan baik adalah salah satu kunci sukses,” paparnya. (Adv)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Harga Tetap, Isu Pertalite Naik Hoaks

25 September 2026 - 21:41 WIB

Aquarium Underwater Rp120 M, akan Dibangun Jatim Park Group-Investor Malaysia

24 September 2026 - 20:18 WIB

PHPS: Telur Ayam Ras Rp30.100, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu Per Kilogran

24 September 2026 - 20:05 WIB

Pemerintah Siapkan Rp3,8 T, untuk Warga Usia 17 Tahun Berupa Rekening Rp50 Ribu

23 September 2026 - 20:11 WIB

Pasokan Gas Terbatas PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim

22 September 2026 - 20:40 WIB

Beras Fortifikasi Menyumbang Kenaikan Harga

21 September 2026 - 19:06 WIB

Kuwalahan Permintaan, FIlipina Stop Ekspor Ubi Ungu, Peluang Emas Indonesia

20 September 2026 - 18:32 WIB

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

18 September 2026 - 20:31 WIB

PPn Dipastikan 11 Persen, Tidak Naik

18 September 2026 - 20:11 WIB

Trending di Ekonomi