Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-Program seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD/sederajat dan SMP/sederajat di Kabupaten Jombang masuk dalam tahap penjahitan. Proses ini ditargetkan rampung paling lambat pada (20/9/2025) mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Seragam Gratis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, menjelaskan bahwa meski ada penjahit yang telah menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, seragam tidak akan langsung dibagikan, “Rencananya pembagian akan dilakukan secara bersamaan,” kata Rhendra, Senin (11/8/2025).
Selama menunggu, siswa diperbolehkan mengenakan seragam lama sebagai seragam nasional. Ongkos jahit telah ditetapkan sebesar Rp 105.000 per stel untuk tingkat SMP dan Rp 95.000 per stel untuk tingkat SD. Biaya tersebut belum termasuk potongan pajak PPN 12 persen dan PPh dua persen.
Sementara itu, Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, sebelumnya menegaskan bahwa program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP dilaksanakan tanpa pungutan liar (pungli), potongan, maupun titipan dari pihak mana pun.
“Kami pastikan tidak ada potongan, tidak ada titipan. Kami akan terus memantau sampai seragam benar-benar sampai ke siswa, dengan ukuran yang pas, tepat waktu, dan tanpa pungutan apa pun,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Jombang mengalokasikan anggaran total hampir Rp 9,5 miliar untuk program seragam gratis. Dengan rincian sekitar Rp 2,3 miliar untuk pembelian kain SD/sederajat dan Rp 3,08 miliar untuk SMP/sederajat. Sementara itu, ongkos jahit mencapai Rp 4 miliar.***











