Menu

Mode Gelap

Nasional

Masalah Sampah di Kanal Porong Sidoarjo Kian Parah

badge-check


					Sampah rumah tangga dominan Perbesar

Sampah rumah tangga dominan

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM-Permasalahan sampah di Sungai Kanal Porong, Sidoarjo, semakin parah dan meresahkan warga. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya membuat tumpukan limbah rumah tangga memenuhi aliran sungai. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan bau menyengat, tetapi juga meningkatkan risiko banjir saat hujan deras.

Berbagai jenis sampah rumah tangga mengambang dan menyumbat aliran sungai. Meski petugas rutin melakukan normalisasi, sampah terus berdatangan setiap hari. Diduga, sebagian besar sampah berasal dari desa-desa lain yang berada di sepanjang aliran Sungai Kanal Porong..

Warga sekitar mengaku terganggu dengan bau menyengat dan banyaknya lalat yang muncul akibat tumpukan sampah. Mereka juga khawatir aliran sungai yang tersumbat akan meluap dan memicu banjir di musim hujan.

“Airnya enggak bisa mengalir, enggak bisa jalan ke sana,” keluh Marsuadi, salah satu warga sekitar, Rabu (30/7/2025).

Hal senada disampaikan Warohma, pedagang makanan dan minuman. Ia mengatakan, bau dari tumpukan sampah kerap mengganggu para pembeli.

“Baunya menyengat ke sini, kalau ada orang makan jadi enggak nyaman,” ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Kabupaten Sidoarjo mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah pemasangan jaring sampah di titik-titik perbatasan aliran sungai.

“Kami sudah koordinasi dengan Kadis DLHK. Nanti akan dipasang jaring di titik-titik perbatasan aliran sungai agar sampah tidak terus mengalir dan menumpuk di wilayah tertentu,” kata Kepala PUBM dan SDA Kabupaten Sidoarjo, Dwi Eko Saptono.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai demi menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah risiko banjir. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia Didominasi 5 Jurusan Kuliah

12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang KMP Putri Yasmin Meninggal

12 Agustus 2026 - 16:52 WIB

MUI: Pria Berpakaian Wanita Haram saat Perayaan 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Ini Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM

11 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Rp81 Berlaku 11-17 Agustus 2026

11 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Pusoko Dilantik Jadi KDAW Sumberteguh, Warsubi: Rangkul Semua Pihak Jangan Beda Bedakan Masyarakat

11 Agustus 2026 - 16:30 WIB

40 Tahun Vakum, Seni Gambus Misri Telah Bangkit Kembali Disambut Gen Z Jombang

11 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Sosok Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Terseret Dugaan Paksa Aborsi, Pemkot Surabaya Putus Kontrak

10 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pemilik Rumah Kontrakan Tak Perlu Khawatir, DJP Belum Siapkan Pajak Baru 2027

10 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Trending di Nasional