Menu

Mode Gelap

Ekonomi

306 Kopdeskel Beroperasi Oktober 2025, Bupati Jombang Temui Menteri Koperasi Budi Arie

badge-check


					Salam Komando Menteri Koperasi Budei Arie Sewtiadi dengan bupati Jombang, H Warsubi, di Jakarta, Selasa 5 Agustus 2025. Foto: Dikominfo Jombang Perbesar

Salam Komando Menteri Koperasi Budei Arie Sewtiadi dengan bupati Jombang, H Warsubi, di Jakarta, Selasa 5 Agustus 2025. Foto: Dikominfo Jombang

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Bupati Jombang, H. Warsubi lincah melobi pemerintah pusat untuk kepentingan Jombang. Selasa, 5 Agustus 2025, ia  melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi RI guna membahas percepatan implementasi program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Jombang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Menteri Koperasi , Budi Arie Setiadi. Pertemuan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional Koperasi Merah Putih di 302 desa dan 4 kelurahan (Kopdeskel) di Kabupaten Jombang, yang ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2025.

“Kami tidak ingin program ini berhenti di tataran administratif. Koperasi Merah Putih harus segera hadir di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, dan menjadi solusi ekonomi di tingkat desa,” ujar Bupati Warsubi.

Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui distribusi kebutuhan pokok, akses pupuk, layanan dasar, hingga penyediaan pembiayaan aman tanpa jeratan pinjaman ilegal atau rentenir.

Menteri Koperasi menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jombang. Ia juga memberikan arahan kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala desa hingga OPD terkait, untuk memberikan dukungan penuh terhadap percepatan program.

“Jombang menunjukkan kesiapan untuk menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan Koperasi Merah Putih. Kami mendorong percepatan koordinasi agar koperasi ini benar-benar hidup dan memberi dampak,” kata Menteri Budi Arie.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk aktivasi peran camat, kepala desa, dan pendamping desa untuk memastikan koperasi menjadi ruang gerak ekonomi produktif, bukan sekadar papan nama.

Bupati Warsubi menegaskan bahwa waktu dua bulan menuju Oktober menjadi momentum penting untuk bergerak cepat.

“Kami membutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak. Koperasi Merah Putih adalah kerja bersama, dari desa dan untuk desa,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen mengawal penuh proses ini, sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beras Fortifikasi Menyumbang Kenaikan Harga

21 September 2026 - 19:06 WIB

Kuwalahan Permintaan, FIlipina Stop Ekspor Ubi Ungu, Peluang Emas Indonesia

20 September 2026 - 18:32 WIB

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

18 September 2026 - 20:31 WIB

PPn Dipastikan 11 Persen, Tidak Naik

18 September 2026 - 20:11 WIB

Pajak Market Place Mulai 1 November 2026

17 September 2026 - 16:30 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:44 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:23 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik

13 September 2026 - 19:24 WIB

Seminggu Harga Emas Melemah Rp33 Ribu/Gram

13 September 2026 - 19:13 WIB

Trending di Ekonomi