Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Warga Pulo Jombang Gugat Legalitas Lahan KDMP, Komisi A Hearing Mencari Solusi

badge-check


					Danang Pratoko, sekretaris DPRD Pemkab Jombang, memberikan penjelasan pembahasan gugatn warga soal penggunaan lahan bekas SD Pula yang iajdikan lahan KDMP, Rabu 8 April 2028. Foto: Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Danang Pratoko, sekretaris DPRD Pemkab Jombang, memberikan penjelasan pembahasan gugatn warga soal penggunaan lahan bekas SD Pula yang iajdikan lahan KDMP, Rabu 8 April 2028. Foto: Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Di tengah hamparan sawah Desa Pulo, Kecamatan Jombang, berdiri bekas bangunan sekolah tua yang kini jadi pusat kontroversi.

Warga setempat mengadu ke Komisi A DPRD Jombang: lahan itu dipakai bangun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tapi legalitasnya diragukan.

Rabu, 8 April 2026, rapat dengar pendapat (RDP) digelar untuk cari solusi, menyusul pengaduan panas yang sudah mengemuka sejak Februari lalu.

Totok Hadi Riswanto, Ketua Komisi A DPRD Jombang, memimpin hearing ini dengan tekad bulat. “Agenda hari ini koordinasi percepatan KDMP,” ujarnya sebelumnya.

Kendala utama? Lahan dan biaya urug. Di Desa Pulo, isu penggunaan tanah bekas sekolah memicu keberatan warga—mereka khawatir prosesnya tak transparan, apalagi lahan minimal untuk gerai KDMP harus 600-1.000 m².

Cerita ini bukan yang pertama di Jombang. Dari 170 desa yang ikut program nasional Kopdes Merah Putih, hanya 15 yang rampung 100%. Sisanya terhambat lahan dan administrasi.

Februari 2026, hearing serupa digelar bareng BPKAD, DPMD, Dinas Koperasi, dan Kodim 0814. Hasilnya? 169 desa mulai bangun, tapi 137 masih mandek. Hearing 5 April lalu juga bahas polemik sama, dorong relaksasi syarat lahan jadi 600 m².

Totok menekankan, “Forum ini samakan persepsi, cari solusi konkret.” Warga Desa Pulo berharap RDP 8 April ini jadi titik balik. KDMP dijanjikan jadi penggerak ekonomi desa—tempat jual beli sembako murah, dorong kemandirian UMKM. Tapi tanpa lahan sah, mimpi itu mentok.

Hingga kini, hasil RDP belum dirilis resmi oleh DPRD Jombang. Pola sebelumnya tunjukkan Komisi A rajin dorong koordinasi lintas sektor. Progres Jombang tetap komitmen penuh pada program nasional, meski tantangan lahan jadi batu sandungan abadi di negeri pendekar ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Salurkan Dua Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim

26 Mei 2026 - 13:42 WIB

Khofifah Intervensi Tepat Sasaran Turunkan Kemiskinan Ekstrem

25 Mei 2026 - 20:19 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Alternatif, Polsek Kudu Tanam Uwi Ungu

25 Mei 2026 - 20:06 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Penipuan dan atau Penggelapan KSU Al Kahfi, Polres Jombang Tegaskan Sudah Sesuai SOP

24 Mei 2026 - 20:23 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Tercatat 12 Aksi Teror Pocong di Jawa: Berisi Iseng Konten Kreator dan Hoaks

24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polisi Bekasi Melepas Pelaku Teror Pocong, Dua Pelaku Dibebaskan karena Cuma Iseng

23 Mei 2026 - 16:54 WIB

Skandal Mempelai Wanita Hilang di Pati, Polisi Temukan Nayla Bersama Davin Pacarnya di Penginapan

23 Mei 2026 - 12:20 WIB

Polisi Pati telah menemukan Nayla dan Davin Febriansyah (18 th), warga Desa Purwosari, Tlogowungu. Mereka dijemput untuk dipertemukan dengan keluarga, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@fakta_harini
Trending di Headline