Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-
Curahan hati Helwa Bachmid yang mengaku ditelantarkan selama menikah siri dengan Habib Bahar bin Smith menjadi pembicaraan banyak orang.
Helwa menceritakan perjalanan rumah tangganya di media sosialnya, Helwabachmid_. Ia mengaku bahwa meskipun telah menikah siri selama satu tahun.
Ua merasa diabaikan.
Lewat Instagram, Helwa mengungkapkan perasaannya mengenai kondisi mentalnya yang makin buruk sejak ia menikah.
Menurut Helwa, ia berharap pernikahan akan membawa kebahagiaan, tetapi yang terjadi justru ia merasa tertekan.
Ia menulis,
“Happy Anniversary sayang, nggak nyangka ya kamu menutupi pernikahan kita udah satu tahun dan selama satu tahun ini hidup aku penuh kamu buat menderita,”.
Helwa merasa ia tidak dibimbing dalam hal agama dan sering ditinggalkan oleh suaminya. Perlu diketahui, Habib Bahar adalah seorang pendakwah terkenal.
“Selama kita menikah aku tidak merasakan dibimbing secara agama,” ungkapnya.
Helwa menjelaskan bahwa Habib Bahar jarang sekali hadir, sehingga ia merasa tidak dianggap
“Bahkan selama satu tahun juga hidupku bagaikan istri simpanan, bahkan sekedar nanya keadaanku aja kamu nggak pernah,” keluhnya.
Tak lama setelah menikah, Helwa mengandung. Namun, ia tetap merasa sendirian. “Sakit aku menahan ini… aku memikirkan keadaan anakku yang tidak punya sosok bapak bertanggung jawab,” ujarnya.
Helwa akhirnya memutuskan untuk membagikan ceritanya karena merasa sulit untuk berbicara dengan suaminya.
“Kejelekanmu sudah tidak bisa ku toleren lagi… by istri cadangan yang kau telantarkan,” tulisnya.
Dalam unggahan lain, Helwa menceritakan awal ia mengenal Habib Bahar. Saat itu, Habib Bahar mengaku sudah bercerai dan bahkan mengirimkan berkas permohonan cerai.
Helwa juga menerima bunga dan pesan manis yang membuatnya luluh dan menerima lamaran. “Entah kenapa aku terhipnotis dengan kata-kata yang meyakinkanku untuk menerima lamarannya,” kisahnya.
Pernikahan mereka dilangsungkan secara sederhana pada November 2024 dengan mas kawin berupa cincin 2 gram. “Nikah hanya sehelai lembar kertas saja. Tidak ada buku nikah,” kata Helwa.
Ia juga mengatakan bahwa ponsel keluarganya diambil oleh anak buah Habib Bahar ketika akad nikah berlangsung.
Setelah menikah, kebahagiaan itu hanya sebentar. Helwa mengaku terkejut saat Habib Bahar mengatakan bahwa ia batal menceraikan istri pertamanya.
Sejak kejadian itu, Helwa sering merasa sedih dan merasa menjadi istri kedua tanpa persiapan. “Selama aku menikah, dinafkahin hanya seingatnya dia,” katanya.
Ketika ia mengetahui dirinya hamil, respons suaminya membuatnya kecewa. Ia ingat ucapan Habib Bahar:
“Kalau aku nggak lihat hasil testpack ini, aku nggak akan datang ke rumah sampai berbulan-bulan.”
Selama masa kehamilan, Helwa menyebutkan bahwa hanya ibunya yang mendampingi. “Dari awal aku hamil dia nggak pernah ada di rumah atau menemaiku… buat bikin sayuran saja hanya sekali,” tuturnya.
Momen paling sulit terjadi ketika kandungannya berusia 7 bulan, tepat pada hari ulang tahunnya.
“Dia datang ngasih surprise dengan mengatakan bahwa istrinya yang di Kalimantan hamil enam bulan. Itu bikin mental aku hancur,” paparnya.***











