Menu

Mode Gelap

Nasional

Siswa Tunanetra Jombang Tembus MTQ Nasional Disabilitas 2025

badge-check


					Shofwan Jauharuddin Hasan (Aan) tengah berlatih untuk persiapan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Disabilitas 2025 (Foto : RRI/Kusuma) Perbesar

Shofwan Jauharuddin Hasan (Aan) tengah berlatih untuk persiapan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Disabilitas 2025 (Foto : RRI/Kusuma)


Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM-Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), Muhammadiyah Jombang, Shofwan Jauharuddin Hasan atau yang akrab disapa Aan, akan mewakili Jawa Timur dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Disabilitas 2025. Kompetisi ini merupakan bagian dari Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) yang rutin digelar setiap tahun.

Wakil Kepala Sekolah, Bidang Humas SLB Muhammadiyah, Jombang, Ahmad Fathul Iman, menyebut, Aan sebagai sosok berbakat dan konsisten dalam mengasah kemampuan tilawahnya. “Aan itu masuk ke SLB Muhammadiyah dari jenjang SD sampai SMA ini. Jadi dia memang sudah terlatih dan ikut lomba MTQ,” ujarnya, Sabtu (2/7/2025).

Menurut Iman, Aan sebelumnya berhasil meraih juara satu MTQ tingkat Kabupaten Jombang, dan juara harapan satu MTQ Nasional Disabilitas. Prestasinya dibangun melalui pembinaan yang intensif dari sekolah, termasuk asesmen bakat sejak dini.

“Untuk menghafal dan melagukan ayat-ayat suci, Aan menggunakan metode audio dengan bimbingan ustaz, mengingat kemampuannya membaca Al-Qur’an braille masih dalam proses belajar,” ucapnya.

Selain aktif mengikuti perlombaan, Aan kerap diundang untuk tampil dalam berbagai kegiatan. Salah satunya saat memperingati haul ke-15 Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di mana mantan Ibu Negara Sinta Nuriyah Wahid secara khusus memintanya membacakan tilawah.

Dukungan terhadap Aan juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Jombang, melalui program rutin Pengajian Sabtu Pagi (PUSPA). Program ini memberi ruang bagi siswa dari sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk menampilkan tilawah secara bergilir. Aan termasuk salah satu peserta aktif yang tampil dalam agenda tersebut.

Sebagai pendidik sekaligus kader Muhammadiyah, Iman berharap ke depan tersedia lebih banyak ruang belajar keagamaan bagi siswa difabel. “Kedepannya semoga di Jombang ada pesantren (Muhammadiyah Boarding School) buat teman-teman difabel Tunanetra dan Tuli untuk mengkaji Al-Qur’an Braille dan isyarat,” ujarnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia Didominasi 5 Jurusan Kuliah

12 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Terbakar di Selat Lombok, 1 Penumpang KMP Putri Yasmin Meninggal

12 Agustus 2026 - 16:52 WIB

MUI: Pria Berpakaian Wanita Haram saat Perayaan 17 Agustus

11 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Ini Alasan SPAI Tolak Status Ojol jadi UMKM

11 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Rp81 Berlaku 11-17 Agustus 2026

11 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Pusoko Dilantik Jadi KDAW Sumberteguh, Warsubi: Rangkul Semua Pihak Jangan Beda Bedakan Masyarakat

11 Agustus 2026 - 16:30 WIB

40 Tahun Vakum, Seni Gambus Misri Telah Bangkit Kembali Disambut Gen Z Jombang

11 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Sosok Runner-up Raka Raki Jatim 2026 Terseret Dugaan Paksa Aborsi, Pemkot Surabaya Putus Kontrak

10 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Pemilik Rumah Kontrakan Tak Perlu Khawatir, DJP Belum Siapkan Pajak Baru 2027

10 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Trending di Nasional