Menu

Mode Gelap

Pendidikan

Siapkan Lahan 5 Ha di Denanyar, Bupati Warsubi Temui Mensos dan Mensekab untuk Merealisasi Sekolah Rakyat di Jombang

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi menemui Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bicara soal realisasi pembangunan Sekolah Rakyat, di Jakarta, 21 Maret 2025. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang Warsubi menemui Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bicara soal realisasi pembangunan Sekolah Rakyat, di Jakarta, 21 Maret 2025. Foto: Jombangkab.go.id

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM –  Bupati Jombang, Warsub melakukan pertemuan penting dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada 21 Maret 2025. Pertemuan ini bertujuan membahas  rencana pendirian “Sekolah Rakyat” di kabupaten Jombang, Jawa Timur,  bagian dari inisiatif yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Warsubi, yang baru dilantik sebagai bupati pada 20 Februari 2025, menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat akan menjadi solusi untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di daerah tersebut.

Ia menegaskan bahwa sekolah ini tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan dan menciptakan peluang kerja bagi masyaraka.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri memberikan dukungan penuh terhadap rencana ini. Gus Ipul menyatakan keyakinannya bahwa Jombang bisa menjadi contoh nasional dalam pendidikan inklusif, dengan Sekolah Rakyat yang direncanakan akan mencakup semua jenjang pendidikan dari SD hingga SMA. Pemerintah Kabupaten Jombang juga telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan sekolah tersebut.

Warsubi optimis bahwa dengan komitmen yang solid dari pemerintah pusat dan daerah, program ini akan segera terwujud dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jombang.

Saat bupati Jombang Warsubi bebrincang dengan menteri Sosial Syaifullah Yusuf di Jakarta, 21 Maret 2025. Foto:jombangkab.go,id

Pemerintah Kabupaten Jombang telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yang direncanakan akan dibangun di desa Denanyar.

Bupati Jombang, Warsubi, mengonfirmasi bahwa lahan tersebut sudah siap dan akan digunakan untuk menyediakan pendidikan bagi warga kurang mampu, mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA yang dibiayai oleh negara.

Warsubi juga menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini bertujuan untuk menjadi model pendidikan inklusif di Indonesia. Dalam upaya mewujudkan proyek ini, Bupati Warsubi telah melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

Dengan adanya komitmen dari kedua kementerian, diharapkan Sekolah Rakyat dapat segera terwujud dan memberikan dampak positif dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kualitas pendidikan di Jombang.

“Jika semuanya disiapkan dengan matang, maka Kabupaten Jombang bisa menjadi role model se-Indonesia,” tegas Mensos Gus Ipul, mengapresiasi gerak cepat Bupati Warsubi dalam mempersiapkan kebutuhan dasar pendirian sekolah tersebut.

Sekolah Rakyat ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang di Denanyar.

Gus Ipul menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meninjau lokasi dan memastikan pembangunan dapat segera dimulai.

“Pembangunan Sekolah Rakyat disinyalir memiliki multi effect terhadap upaya percepatan pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Jombang,” ujar Bupati Warsubi, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas utamanya.

Selain Sekolah Rakyat, Bupati Warsubi juga menggagas pendirian perguruan tinggi di Wonosalam. Ide ini mendapat sambutan positif dari Mensos Gus Ipul, yang bahkan berkomitmen untuk membantu percepatan realisasinya.

“Ini adalah langkah visioner yang patut kita dukung bersama,” kata Gus Ipul.

Pemerintah Kabupaten Jombang menargetkan Sekolah Rakyat ini dapat segera beroperasi. Dengan konsep boarding school, sekolah ini akan memprioritaskan siswa dari keluarga kurang mampu dan seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh negara.

“Kami berharap, Sekolah Rakyat ini dapat memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak-anak Jombang untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, sehingga mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah,” pungkas Bupati Warsubi.

Rencana pendirian Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewan Jombang untuk Pertama Kali Kunjungan Kerja ke Titik Nol Ploso, Kelahiran Bung Karno

21 Mei 2026 - 11:46 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (7): Jenderal Saladin Menyatukan Negara Muslim

18 Mei 2026 - 17:28 WIB

Pelatihan Kebersihan Depo Air dan Gigi Mahasiswa Poltekses Surabaya di Desa Plumbon Gambang Jombang

16 Mei 2026 - 20:42 WIB

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

11 Mei 2026 - 19:14 WIB

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Trending di Headline