Menu

Mode Gelap

News

Satpol PP Palu Terkejut dengan Jawaban Pria yang Ditanyainya

badge-check


					Satpol PP menanyai pria yang ditangkap sumber Fakta.indo Perbesar

Satpol PP menanyai pria yang ditangkap sumber Fakta.indo

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga 

PALU,SWARAJOMBANG.COM-Seorang laki-laki menarik perhatian publik Kota Palu setelah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam sebuah operasi penertiban pada hari Jumat, 31 Oktober 2025. Peristiwa penangkapan ini lantas menyebar luas dan menjadi sensasi di berbagai platform media sosial.

Dalam sebuah rekaman yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, terlihat pria yang diketahui sering meminta-minta di kawasan perempatan Jalan Towua, Basuki Rahmat, dan I Gusti Ngurah Rai tersebut membuat sebuah pengakuan yang mengejutkan, yakni sebagai keturunan seorang figur penting di tingkat nasional.

Ketika proses pengamanan berlangsung, individu yang mengklaim dirinya sebagai putra dari Bung Karno, Presiden Republik Indonesia yang pertama, menyampaikan permintaan agar para petugas segera menghubungi Ibu Megawati serta Presiden Prabowo.

Ia bahkan melontarkan peringatan bahwa jika ia diperlakukan secara kasar atau keras oleh aparat, kasus yang menimpanya berpotensi membesar.

“Jadi maksud saya, kalau bapak mau tekan-tekan saya ini kasus besar pak. Saya keluarga besar terus terang, saya anak Insinyur Soekarno pak, betul pak saya tidak main-main,” ucap pria yang mengaku anak Presiden pertama itu, menegaskan identitasnya.

“Silahkan telpon Ibu Megawati, saya Mayor Jenderal Yohanes pada saat perang Timor Timur, silahkan telpon Pak Prabowo dan Ibu Megawati Soekarno Putri,” tambahnya.

Pengakuan tersebut memicu reaksi berupa tawa dari anggota Satpol PP, yang tampak meragukan keras klaim yang disampaikan oleh pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengemis tersebut.

Kejadian ini sontak menjadi buah bibir warga setempat, memunculkan banyak pertanyaan mengenai kondisi psikologis serta tujuan di balik pernyataan yang dibuatnya.

Insiden ini kemudian menimbulkan berbagai spekulasi di antara para pengguna internet (netizen). Banyak pihak yang mempertanyakan kestabilan mental laki-laki itu, menduga bahwa klaim yang dilontarkannya bisa jadi merupakan gejala dari masalah kejiwaan yang membutuhkan penanganan serius, alih-alih hanya sebuah lelucon.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang berpandangan bahwa hal tersebut adalah sebuah upaya bertahan hidup (strategi survival) yang ekstrem di tengah kesulitan ekonomi, di mana seseorang mungkin menciptakan identitas yang sangat kuat untuk perlindungan diri atau mencari validasi.

Perdebatan yang menghangat ini telah menggeser fokus dari sekadar insiden yang menggelikan menjadi sebuah isu sosial yang lebih mendalam, menyoroti permasalahan kesehatan mental dan kerentanan sosial di tengah masyarakat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gempa M 7,6 Bitung: 3 Orang Tewas, 15 Orang Luka-luka Kerusakan Bangunan Meluas

2 April 2026 - 14:35 WIB

Nenek Delce Lahia Tewas Tertimpa Gedung KONI Manado, Akibat Gempa Mag 7.6 Bitung

2 April 2026 - 09:10 WIB

Asyik Bikin Video Tiba-tiba Banjir Datang, Dua Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Wira Garden

2 April 2026 - 04:52 WIB

Bertamu di Rumah Pribadi Jokowi, Dubes Iran Menyampaikan Bela Sungkawa Atas Gugurnya TNI di Lebonan

1 April 2026 - 19:03 WIB

Petir Mengganas Sambar 10 Wisatawan di Pantai Bambang Lumajang, Satu Orang Tewas Sembilan Lainnya Luka

31 Maret 2026 - 10:29 WIB

Slamet Berhasil Diselamatkan Rekannnya Meninggal Dunia, Disambar Petir Saat Bekerja di Sawah Ngeprak Jombang

31 Maret 2026 - 09:51 WIB

Fasad RSUD Ploso Jombang Berantakan Timpa Mobil, Akibat Diterjang Hujan dan Angin Kencang

30 Maret 2026 - 21:06 WIB

Petugas Imigrasi Menangkap Andi Hakim dan Istri di Bandara Kualanamu, DPO Kasus Penggelapan Dana Paroki Rp 28 Miliar

30 Maret 2026 - 18:30 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Guncang Jombang: Enam Warga Luka Ringan, Pohon dan Baliho Tumbang

29 Maret 2026 - 17:23 WIB

Trending di Headline