Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM-Nasi rames adalah hidangan khas dari Suku Jawa yang sangat populer. Hidangan ini sering dijadikan pilihan sarapan maupun makan siang.
Menu nasi rames terdiri dari nasi putih dan beragam lauk yang menggugah selera. Lauk yang digunakan bisa berbeda-beda setiap hari.
Beberapa lauk yang umum disajikan adalah sambal goreng, serundeng, abon, dan tahu goreng. Ada juga telur, ayam goreng, serta ikan goreng.
Nasi rames mudah ditemukan di warung makan pinggir jalan hingga rumah makan besar. Harganya sangat bervariasi tergantung jenis lauk yang dipilih.
Biasanya nasi rames disajikan lengkap dengan sayur tumis dan kerupuk. Kombinasi ini membuat rasa dan tampilannya semakin menarik.
Bagi masyarakat yang suka sarapan berat, nasi rames bisa menjadi pilihan ideal. Kandungan gizinya cukup lengkap untuk memulai hari.
Istilah “rames” berasal dari kata bahasa Jawa “ora mesti” yang berarti tidak pasti atau tidak selalu. Artinya, lauk dalam nasi rames tidak harus sama setiap saat.
Kebebasan memilih lauk membuat nasi rames disukai berbagai kalangan. Cita rasa tradisionalnya tetap kuat meskipun lauknya beragam.
Sebagian warung juga menyediakan menu nasi rames dengan porsi khusus anak-anak. Ini membuatnya cocok dinikmati segala usia.
Nasi rames bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang budaya dan kebiasaan masyarakat Jawa. Menu ini mencerminkan keberagaman dalam kesederhanaan.
Rames kuliner ini ada kaitannya dengan Masa Penjajahan Belanda, saat itu, banyak orang dari berbagai latar belakang budaya berkumpul di Indonesia, sehingga muncullah ide untuk menyajikan hidangan yang bisa dinikmati oleh semua orang.
Nasi dengan berbagai lauk pauk dianggap sebagai solusi yang tepat karena bisa mengakomodasi selera yang berbeda-beda.
Lalu apa bedanya dengan nasi campur? Perbedaan utama nasi rames dan nasi campur hanya terletak pada sebutan atau asal daerahnya, karena keduanya merujuk pada hidangan nasi putih yang disajikan dengan berbagai porsi kecil lauk pauk yang berbeda. Nasi rames adalah istilah yang lebih umum digunakan di Jawa, sedangkan nasi campur juga digunakan secara luas di daerah lain dan kadang merujuk pada gaya penyajian ala Tionghoa. ***











