Menu

Mode Gelap

Nasional

SAR Hentikan Operasi Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau

badge-check


					Tanggal 18 September 2026, SAR hentikan operasi pencarian 5 jurnalis dan tiga kru yang hilang saat liputan erupsi G. Anak Krakatau  7 September 2026. Foto: ist Perbesar

Tanggal 18 September 2026, SAR hentikan operasi pencarian 5 jurnalis dan tiga kru yang hilang saat liputan erupsi G. Anak Krakatau 7 September 2026. Foto: ist

Tulisan: Mayang K. Mahardhika   |  Editor: Priyo Suwarno

CARITA, BANTEN, SWARAJOMBANG.COM— Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menghentikan operasi pencarian delapan orang — lima jurnalis, dua awak kapal cepat, dan satu pemandu wisata — yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat hendak meliput aktivitas liputanerupsi gunung Anak Krakatau.

Keputusan ini diambil setelah pencarian berlangsung selama sepuluh hari penuh namun tidak ditemukan satu pun korban maupun puing-puing kapal yang digunakan.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menyampaikan pernyataan resmi pada Kamis, 17 September 2026.

“Kami telah menghentikan operasi pencarian, namun jika ditemukan tanda-tanda kapal atau korban, kami siap membuka kembali operasi ini. Jadi, ini bukan berarti berakhir sepenuhnya.”

” Ia menambahkan bahwa informasi mengenai kapal yang hilang akan terus disiarkan kepada seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda, dan setiap informasi baru akan segera ditindaklanjuti .” Katanya menegaskan.

Rombongan berangkat menggunakan kapal cepat Arupadatu I dari dermaga Pagedokan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin siang, 7 September 2026.

Kontak terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB, sekitar 42 menit setelah keberangkatan. Sejak saat itu, seluruh komunikasi terputus .

Selama sepuluh hari operasi, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai aset, antara lain KN SAR Tetuka, satu unit kapal RIB, serta pesawat udara pengawas.

Wilayah pencarian diperluas hingga ke perairan Lampung dan sekitar Pulau Anak Krakatau. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada satu pun korban, sisa-sisa kapal, maupun barang-barang milik rombongan yang berhasil ditemukan .

Keluarga dan rekan-rekan korban memohon agar pencarian tetap dilanjutkan, namun Basarnas menjelaskan bahwa secara prosedur operasi pencarian dibatasi waktu berdasarkan kemampuan daya jangkau dan kemungkinan temuan.

Dengan dihentikannya pencarian, nasib kedelapan orang tersebut kini dinyatakan dalam status hilang.

Masyarakat dan awak kapal yang melintas diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di perairan Selat Sunda .

Daftar Korban

5 Jurnalis:

1. Muhammad Bagus Khoirunnas — Kantor Berita Antara

2. Arie Basuki — Merdeka.com

3. Yudistiro Pranoto — iNews.id

4. Firdaus Wajidi — Anadolu Agency

5. Donal Husni — Fotografer Lepas

2 Awak Kapal:
6. Warta — Nahkoda kapal
7. Surakman — Awak kapal

1 Pemandu/Juru Arah:
8. Heriyanto — Pemandu wisata

Kronologi

  • Senin, 7 September 2026, pukul 14.00 WIB — Rombongan berangkat dari dermaga Pagedokan, Carita, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau menggunakan kapal cepat Arupadatu I
  • Senin, 7 September 2026, pukul 14.42 WIB — Terjadi kontak terakhir. Sejak saat itu seluruh komunikasi terputus
  • Selasa, 8 September 2026, pukul 13.55 WIB — Rekan jurnalis melaporkan kelompok tersebut tidak dapat dihubungi. Tim SAR Banten langsung mengerahkan KN SAR Tetuka dan satu unit kapal RIB ke lokasi terakhir kontak
  • 9–16 September 2026 — Operasi pencarian diperluas hingga ke perairan Lampung dan sekitar pulau Anak Krakatau dengan dukungan pesawat udara. Tidak ada hasil yang ditemukan
  • 16 September 2026 — Masa pencarian awal berakhir, diperpanjang tiga hari namun tetap nihil hasilnya
  • Kamis, 17 September 2026 — Basarnas secara resmi mengumumkan penghentian operasi pencarian setelah 10 hari berjalan tanpa menemukan korban maupun puing kapal. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Heboh, Hellyana Selesai 4 Bulan Jalani Hukuman Langsung Duduk Kembali Jabatan Wagub Babel

19 September 2026 - 11:22 WIB

Akses Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Segera Dibuka

18 September 2026 - 20:45 WIB

28 Kepsek SDN di Banyuasin Terkena OTT Polisi Palembang, Sita Rp30,99 Juta.

18 September 2026 - 18:29 WIB

Telantarkan 200 Jamaah Umrah, Kemenhaj Bekukan Izin PT Annisa Ahmada Jombang

18 September 2026 - 06:54 WIB

Tutup dan digembok, kantor PT Annisa Ahmada, pasca Kemenhaj membekukan izin operasional, Kamis 17 September 2026. Foto: instagram@jombanginformasi

Palang Pintu Terbuka di Jember, KA Ijen Ekspres Hantam Fortuner Terseret 750 M Pengemudi Tewas

17 September 2026 - 21:09 WIB

Menelisik Akar Terorisme (57): Topeng Alis Mata Merah Sang Penyingkir Raja

17 September 2026 - 20:17 WIB

Gerakan KPK: OTT di Bogor Lanjut Penggeledahan Kantor Dirjen ATR/ BTN di Jakarta

17 September 2026 - 17:47 WIB

SPPG Suspen 30 Hari: 77 Siswa SMP dan MA Global Trenggalek Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:40 WIB

Diduga Keracunan MBG 9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dirawat di

17 September 2026 - 17:29 WIB

Trending di Nasional