Menu

Mode Gelap

Headline

Rido Pulanggar Dituduh Mencuri, Remaja Disabilitas Tewas Dianiaya Warga Karawang

badge-check


					Selamat jalan Rido Pulanggar, 15, remaja penyadang disabilitas tunagrahita ini akhirnya meninggal dunia di RSUD Purwakarat, karena penganiayaa dilakukan warga Karawan, 5 November 2025 lalu, dituduh mencuri. Foto: Instagram@majeliskopi08 Perbesar

Selamat jalan Rido Pulanggar, 15, remaja penyadang disabilitas tunagrahita ini akhirnya meninggal dunia di RSUD Purwakarat, karena penganiayaa dilakukan warga Karawan, 5 November 2025 lalu, dituduh mencuri. Foto: Instagram@majeliskopi08

Penulis: Mayang Kresna Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

KARAWANG, SWARAJOMBANG.COM – Sungguh mengenaskan nasib Rido Pulanggar, remaja berusia 15 tahun yang hidup dengan kondisi tunagrahita (disabilitas intelektual), meninggal dunia pada Kamis, 13 November 2025, setelah menjadi korban pengeroyokan massa oleh warga Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu, 5 November 2025, saat Rido diduga memasuki sebuah rumah warga. Warga yang melihatnya langsung menuduh Rido mencuri.

Karena keterbatasan intelektual dan kesulitan berkomunikasi, Rido tidak mampu menjelaskan dirinya, sehingga warga mengambil tindakan main hakim sendiri dengan mengeroyoknya hingga mengalami luka serius, terutama di kepala.

Setelah penganiayaan, Rido dilarikan dalam kondisi kritis ke RSUD Karawang pada dini hari 5 November. Karena kondisinya memburuk, pada 6 November 2025 ia dirujuk ke RSUD Bayu Asih Purwakarta dan menjalani operasi kepala,  9 November 2025.

Meskipun operasi berjalan lancar, kerusakan neurologis yang diderita sangat parah dan kesadaran Rido menurun drastis. Setelah koma lebih dari satu minggu, Rido meninggal dunia pada 13 November sekitar pukul 12.30 WIB.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari Mabes Polri, khususnya Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Penyidikan dan Penegakan Hukum (PPO) Bareskrim.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah memastikan bahwa Polres Karawang fokus menyelidiki dan mengejar pelaku pengeroyokan ini.

Polisi telah menerima laporan dari keluarga korban dan tengah memanggil sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian serta mengumpulkan bukti yang cukup guna memproses hukum para pelaku.

Motif pengeroyokan teridentifikasi sebagai kesalahpahaman warga yang mengira Rido hendak mencuri pakaian di rumah tersebut.

Warga yang tidak mengetahui kondisi disabilitas Rido tanpa klarifikasi langsung melakukan tindakan kekerasan. Ketidaktahuan ini menyebabkan tindakan main hakim sendiri yang berakibat fatal.

Berikut kronologi detail peristiwa:

  1. Pada Selasa malam, 4 November 2025, Rido, yang memiliki kondisi tunagrahita, tanpa arah memasuki sebuah rumah di Desa Tegalwaru.

  2. Warga yang tidak mengenal kondisinya mengira Rido hendak mencuri.

  3. Warga lalu mengeroyok Rido di lokasi kejadian hingga ia mengalami luka berat di kepala dan bagian tubuh lain.

  4. Rido dilarikan ke RSUD Karawang pada dini hari 5 November dalam kondisi kritis.

  5. Karena memburuk, Rido dipindahkan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta pada 6 November dan menjalani operasi kepala pada 9 November.

  6. Setelah koma dan kondisi yang tidak membaik, Rido meninggal dunia pada 13 November.

Pihak terkait, termasuk kepolisian dan instansi perlindungan anak berkebutuhan khusus, berkomitmen memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini guna memastikan keadilan dan perlindungan bagi anak disabilitas lain di masa depan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan MBG di SDN 7 Rumbia Jeneponto, 23 Siswa Dirawat

25 April 2026 - 10:53 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Trending di Ekonomi