Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, melakukan kunjungan kerja mendadak ke Jakarta hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.
Kedatangan diplomat senior Singapura tersebut dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).
Ia menghadiri pertemuan bilateral resmi dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha C. Nasir, di Kantor Kemlu, Gedung Pancasila, Jakarta, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kunjungan ini menjadi sorotan hangat media internasional dan domestik karena dilakukan secara mendadak di tengah dua isu krusial yang sedang mewarnai hubungan bilateral kedua negara tetangga tersebut yakni:
1. Pemangkasan Pasokan Gas Alam: Pemerintah Indonesia baru saja memotong aliran ekspor gas pipa ke Singapura sekitar 8% (sebesar 31 BBTUD) sejak hari Sabtu lalu.
Pemotongan ini dilakukan demi mengamankan kebutuhan energi dalam negeri, khususnya untuk pasokan listrik di Batam dan Sumatera. Karena Singapura bergantung pada gas alam untuk 95% pembangkit listriknya, kebijakan ini memicu keresahan dan kritik dari diplomat Singapura.
2.Krisis Kabut Asap Lintas Batas: Masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia yang telah berlangsung lama memicu kabut asap yang mulai berembus ke wilayah Singapura, Malaysia, hingga Timor Leste, sehingga memicu protes dan investigasi hukum dari pemerintah Singapura.
Pertemuan tatap muka antara Menlu Vivian Balakrishnan dan Menlu Arrmanatha Nasir hari ini diharapkan dapat menjadi ruang diplomasi ekonomi dan energi guna meredakan ketegangan kontraktual serta menemukan solusi bersama di kawasan regional.***











