Menu

Mode Gelap

Hukum

Presiden Prabowo Perintahkan Usut dan Tertibkan Bandara PT IMIP Morowali

badge-check


					Presiden RI Prabowo Subianto. Instagram@prabowoforpresident Perbesar

Presiden RI Prabowo Subianto. Instagram@prabowoforpresident

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

BOGOR, SWARAJOMBANG.COM– Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan tegas terkait bandara IMIP di Morowali dalam rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 23 November 2025.

Ia menegaskan bahwa keberadaan bandara yang beroperasi tanpa pengawasan resmi dari Bea Cukai dan Imigrasi adalah ancaman serius bagi kedaulatan negara dan harus segera diusut tuntas serta ditertibkan.

Pernyataan ini disampaikan menyusul laporan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menyoroti kondisi bandara di Morowali yang selama ini tidak diawasi secara memadai oleh negara.

Presiden Prabowo mengungkapkan keprihatinan mendalam atas fakta bahwa bandara tersebut bisa beroperasi tanpa pengawasan, memungkinkan aktivitas keluar masuk orang dan barang tanpa kendali negara.

Prabowo menegaskan bahwa situasi ini merupakan kebocoran kedaulatan NKRI yang harus dihadapi dengan tindakan tegas.

Ia meminta agar semua pihak terkait segera mengambil langkah untuk menutup atau mengatur bandara tersebut agar tidak menjadi ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan bangsa.

Sikap tegas presiden ini menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan serta melindungi kepentingan nasional dari praktik-praktik yang melanggar aturan dan merugikan bangsa.

Selain itu, Prabowo juga memerintahkan TNI untuk menggelar latihan militer di kawasan Morowali dan daerah-daerah strategis lain yang berkaitan dengan tambang ilegal.

Latihan ini bertujuan menegakkan eksistensi negara dan mengawasi ketat wilayah yang rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang merugikan negara.

Jenderal Bermain Tambang Ilegal

Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR tanggal 15 Agustus 2025, Presiden Prabowo juga menyinggung keterlibatan beberapa jenderal TNI dan Polri yang membekingi praktik tambang ilegal di berbagai wilayah di Indonesia.

Ia menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi siapa pun, termasuk jenderal yang melindungi kegiatan ilegal tersebut. Menurutnya, lebih dari seribu tambang ilegal beroperasi di Indonesia dan telah merugikan negara hingga mencapai ratusan triliun rupiah.

Prabowo pun meminta dukungan seluruh rakyat dan partai politik untuk memberantas praktik ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menata ulang sektor pertambangan dan menjaga keadilan sosial.

Luhut Jenderal Kuat

Pada acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Jakarta Selatan, Selasa, 8 April 2025, Presiden Prabowo menyindir Luhut Binsar Pandjaitan dengan candaan bernada pujian. Ia menyebut Luhut sebagai sosok jenderal kuat yang tidak perlu dibantu, karena sudah tahan banting di mana pun ditugaskan.

“Saya tidak mau jadi pemimpin yang tidak mampu membantu dan melindungi orang paling lemah. Kalau yang kuat, seperti Pak Luhut, nggak usah dibantu lah. Orang kuat,” ujar Prabowo sambil tersenyum.

Ia juga menegaskan komitmennya membuka lapangan kerja baru seperti rencana tambak ikan seluas 20.000 hektar di pantai utara Jawa dan melindungi karyawan serta buruh anak bangsa sebagai kehormatan dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Besok Ada 2.150 Lowongan Kerja di Mini Job Fair Surabaya

16 September 2026 - 19:41 WIB

Andi Amran: Produsen Beras Fortifikasi akan Ditindak Tegas

16 September 2026 - 19:30 WIB

Aksi Besar Oktober. Buruh Usung 5 Tuntutan

16 September 2026 - 19:18 WIB

Wibisono: Hentikan Semua Pungutan Sekolah Lewat Komite! Beban Masyarakat Makin Berat

16 September 2026 - 15:22 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:44 WIB

Aksi Demo Disertai Pembakaran di Teras Gedung Rektorat Uinsa: Tolak Pelantikan Rektor Peiode II

16 September 2026 - 13:39 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:23 WIB

Gus Arif Sebut Uang Miliaran Itu Milik Menteri Yusron Wahid, Saa Ditangkap Petugas KPK

16 September 2026 - 09:25 WIB

Sita Uang Pelicin Rp106,3 Miliar OTT BPN Bogor, KPK Ungkap 4 Orang Tersangka Kaki Tangan Nusron Wahid

16 September 2026 - 08:15 WIB

Trending di Nasional