Menu

Mode Gelap

Hobies

Polres Mojokerto Tahan Pemilik Bimbel Hexagon atas Penipuan Rekrutmen BUMN Rp1,6 Miliar

badge-check


					Korban melapor ke polisi sejak Maret 2025, aklhirnya Polres Kota Mojokerto menahan pemilik usaha bimbingan belajar (Bimbil) Hxagon, sejak Jumar 12 Desember 2025. Foto: kabarmojokerto.id Perbesar

Korban melapor ke polisi sejak Maret 2025, aklhirnya Polres Kota Mojokerto menahan pemilik usaha bimbingan belajar (Bimbil) Hxagon, sejak Jumar 12 Desember 2025. Foto: kabarmojokerto.id

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM – Satreskrim Polres Mojokerto Kota resmi menahan Widiarti Kuncoro (50), pemilik Bimbel Hexagon di Jalan Raya Surodinawan Grandsite Nomor 1, Kota Mojokerto, pada Jumat (12/12/2025).

Wanita asal Dusun Gentong, Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto ini ditetapkan tersangka dugaan penipuan (Pasal 378 KUHP) dan/atau penggelapan (Pasal 372 KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Modus operandi Widiarti memanfaatkan bimbel yang berdiri sejak 2022 sebagai kedok pelatihan CPNS, TNI, dan rekrutmen BUMN. Ia menggoda orang tua calon peserta dengan janji “jalur khusus” masuk BUMN ternama seperti PLN, Pertamina, Telkom, dan PT KAI. Klaimnya didukung narasi koneksi istimewa di pusat, termasuk menyebut nama “Jasmadi” sebagai kontak kunci, plus jaminan pengembalian uang 100% jika gagal.

Kerugian Rp1,6 Miliar dari Enam Orang
Enam korban teridentifikasi telah menatransfer uang secara bertahap, mulai Rp75 juta hingga Rp350 juta per orang, setelah anak-anak mereka gagal tes reguler. Total kerugian mencapai Rp1,325 miliar hingga Rp1,6 miliar.

Uang tersebut tidak dikembalikan meski janji lolos rekrutmen pupus. Polisi menerima empat laporan polisi sejak Maret 2025, dengan penyelidikan masih menggali korban tambahan dan aliran dana ke rekening terkait.

Dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto pada 12 Desember 2025, kasus ini diungkap secara resmi.

“Modusnya sistematis: janji masuk BUMN via jalur VIP, tapi ujung-ujungnya hilang kontak setelah transfer,” tegas AKBP Herdiawan, menekankan kerugian masif dari enam korban.

Satreskrim Polres Mojokerto Kota kini mendalami aset Widiarti, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dan pola aliran dana.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat: waspadai penawaran rekrutmen berbayar yang terlalu muluk, terutama di sektor BUMN dan CPNS yang prosesnya transparan melalui jalur resmi.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Korupsi Rp 268 Miliar, Kejati Menahan Arinal Djunaidi Mantan Gubernur Lampung

28 April 2026 - 23:32 WIB

Lansia Bernama Sakip Warga Gongseng Megaluh Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

28 April 2026 - 22:21 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Sepeda Santai Ketupat Ontel di Desa Kedunglosari Tembelang Jombang

26 April 2026 - 19:54 WIB

Pasca Penggerebegan Little Aresha, Walikota Yogya akan Sweeping Jasa Penitipan Anak dan PAUD

26 April 2026 - 12:52 WIB

Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang, Diduga Siksa Bocah Titipan

26 April 2026 - 01:37 WIB

Aksi Demo Besar Ojol Jatim, Surabaya-Sidoarjo Diprediksi Macet Total pada 28 April

25 April 2026 - 09:32 WIB

Dokumen foto aksi unjuk rasa massa driver ojol di Surabaya. Foto: iNews

Polisi Bidik Bea Cukai Jatim, Diduga Terlibat Penyelundupan 76.000 Ponsel China Ilegal Masuk Sidoarjo

25 April 2026 - 00:04 WIB

Rudy Mas’ud Angkat Adik Jadi Tim Ahli: Apa Bedanya dengan Presiden Prabowo Angkat Hashim

24 April 2026 - 23:02 WIB

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf
Trending di Headline