Menu

Mode Gelap

Headline

Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Ermanto Usman, Motif Ingin Nyuri untuk Judol

badge-check


					Polda Metro Jaya ungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuh Ermanto Usma, di Cilincing Kajarta utara, Senin 9 Maret 2026. Foto: dok/ polda metro jaya Perbesar

Polda Metro Jaya ungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuh Ermanto Usma, di Cilincing Kajarta utara, Senin 9 Maret 2026. Foto: dok/ polda metro jaya

Penukis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Polisi menyatakan motivasi mencuri di rumah korbannta di Bekasi, untuk judi online (Judol).

Demikian pernyataa Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, Senin 9 Maret, dalam acara konferensi pers di Mapolda Metro.

Dalam konferensi pers itu polisi memberkan  penangkapan Sudirman alias Yuda, 28, terduga pembunuh Ermanto Usman, 65, mantan karyawan JICT.

Dia juga mebgkapkan proses tim Subdit Jatanras Ditreskrimum  menangkap tersangka, Senin, 9 Maret 2026, pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Diawali penyelidikan intensif, setelah penemuan jenazah Ermanto Usman pada 2 Maret 2026 di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Bekasi.

Dilanjutkan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan interogasi awal yang mengarah pada tersangka.

Tim kenudian melakukan pelacakan lintas wilayah, selanjutnya mengamankan Sudirman alias Yuda tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya.

Dalam interogasi, terduga  mengaku memukul korban menggunakan linggis. Sekanjutnya membuang alat bukti di tanah kosong dekat TKP.

Tersangka langsung dibawa ke Rupbasan Polda Metro Jaya untuk penyidikan lebih lanjut terkait motif ekonomi dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Dengan penangkapan tersangka itu, polisi menepis isu bahwa Ermanto sengaja dihabisi, karena sering ungkap kerugian negara Rp4,08 triliun.

Kerugian ini, menurut Ermanyo, akibat perpanjangan kontrak kerja operasional pwti kemas antara PT Pelindo, JICT dan Hutchinton, dengan vagi hasil Pelindo hanya 30 persen dari pendapatan

Kronologi

  • 2 Maret 2026, dini hari (sekitar 04:00-04:15 WIB): Anak bungsu korban terbangun untuk sahur, curiga karena tidak dibangunkan seperti biasa; rumah gelap, pintu kamar orang tua terkunci tanpa respons.
  • Keluarga dan tetangga memecahkan jendela kamar untuk masuk; Ermanto Usman (65) ditemukan tewas bersimbah darah di kasur dengan luka benda tumpul di kepala, istrinya Pasmilawati (60) kritis di lantai.
  • Pukul 06:00 WIB: Ermanto dinyatakan meninggal di RS Primaya Bekasi; istri dirawat intensif.
  • Temuan TKP: Pelaku diduga masuk via jendela, jejak kaki di pagar; hilang kunci mobil/rumah, HP, dompet, gelang emas; brankas aman.
  • 2-8 Maret 2026: Polisi olah TKP, periksa CCTV, gunakan anjing pelacak; keluarga curiga bukan sekadar perampokan karena latar belakang Ermanto sebagai aktivis pelabuhan.
  • 9 Maret 2026, pukul 18:54 WIB: Polda Metro Jaya tangkap tersangka S (28, alias Yuda/Sudirman) di Cilincing, Jakut; sempat coba kabur dan ditembak kaki.
  • 10-11 Maret 2026: Polisi ungkap motif pencurian (kekerasan saat rampok), barang bukti termasuk senjata; S ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, dijerat pasal berlapis (pembunuhan, perampokan) ancam 20 tahun penjara.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kejati Tetapkan Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim, Tersangka Pemerasan Izin Pertambangan

17 April 2026 - 23:34 WIB

Helikopter Jatuh di Bukit Tapang Tingan Sekadau, SAR 24 Jam Operasi Evakuasi 8 Jenazah

17 April 2026 - 22:50 WIB

Aksi Unjuk Rasa Massa GMNI Bermuara Dialog di Gedung DPRD Jombang

17 April 2026 - 19:27 WIB

FPII Melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya, Ucapannya Bangkitkan Sensivitas Agama

17 April 2026 - 18:55 WIB

Terkait Dugaan Pungli Dinas ESDM Jatim, Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar 

17 April 2026 - 17:25 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:34 WIB

Pertemuan Tertutup Tim KPK dengan Pejabat Pemkab Jombang, Bahas Gratifikasi

17 April 2026 - 15:03 WIB

Helikopter Angkut 8 Orang, Jatuh di Hutan Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:38 WIB

Kades Sampurno Dibacok dan Dikeroyok 15 Orang, Tampak Sudah Sehat dan Bisa Ketawa

16 April 2026 - 21:49 WIB

Trending di Headline