Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
FUJIAN, SWARAJOMBANG.COM- Di Tiongkok, untuk mendapatkan izin mengemudi sepeda motor roda tiga, calon pengendara harus lulus ujian khusus yang mencakup tantangan mengendarai dengan salah satu roda berada di atas rintangan sempit dan tinggi. Ujian ini dirancang karena sepeda motor roda tiga lebih sulit dikendalikan dibandingkan sepeda motor roda dua biasa. Rintangan tersebut memastikan pengemudi memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan dan mengontrol kendaraan dengan aman.
Bagian ujian praktik ini menguji ketepatan dan pengendalian pengendara, mencerminkan tingkat kesulitan manuver yang lebih tinggi pada roda tiga. Lulus ujian ini adalah syarat mutlak untuk mendapatkan lisensi, sekaligus membuktikan kemampuan dalam mengendarai tipe kendaraan tersebut secara aman.
Tes keterampilan mengemudi roda tiga biasanya mencakup serangkaian latihan yang dirancang untuk mengukur kemampuan pengendara, antara lain:
- Melewati jalur zig-zag cone tanpa menyentuh atau melewatkan cone
- Melakukan belokan tajam ke kiri dan kanan tanpa keluar jalur
- Menghentikan kendaraan dengan mulus di dalam kotak yang ditentukan tanpa tergelincir
- Menjaga keseimbangan pada kecepatan rendah (sekitar 24 km/jam)
- Menghindari mesin mati mendadak (mesin mati berulang kali dapat menyebabkan gagal ujian)
- Menyelesaikan semua latihan tanpa keluar garis atau melakukan manuver berbahaya
Sebagai contoh, ujian roda tiga di negara bagian Washington, AS, memiliki empat tahap yang menilai kemampuan seperti zig-zag cone, berbelok, dan berhenti normal untuk menguji pengendalian serta kedisiplinan di jalur.
Di Virginia dan negara bagian AS lainnya, tes serupa mencakup belokan kiri dengan berhenti normal, manuver mengelilingi cone, dan belokan kanan untuk memeriksa penguasaan penuh atas kendaraan.
Di Tiongkok, salah satu bagian unik ujian ini adalah mengendarai dengan satu roda di atas rintangan sempit yang ditinggikan, guna memastikan pengendara mampu menghadapi tantangan keseimbangan khusus pada roda tiga.
Seluruh rangkaian tes ini bertujuan memastikan bahwa pengendara memiliki keterampilan yang cukup untuk mengoperasikan sepeda motor roda tiga secara aman, mengingat tingkat kesulitannya yang lebih tinggi dibandingkan roda dua.***











