Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Hujan deras tak menyurutkan semangat Bupati Jombang Warsubi bersama ribuan pegawai non-ASN di Lapangan Pemkab Jombang, Selasa siang, 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan hari Sumpang Pemuda.
Di tengah guyuran air yang dingin, wajah-wajah penuh haru dan kebahagiaan terlihat jelas saat mereka menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Salah satu pegawai, Ibu Sari, guru honorer yang bertugas puluhan tahun tanpa kepastian, tak kuasa menahan air mata.
“Akhirnya, setelah sekian lama menunggu dan bekerja tanpa kepastian, hari ini saya resmi menjadi ASN. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ujarnya sambil menggenggam SK dengan tangan gemetar.
Bupati Jombang, Warsubi S.H., M.Si., hadir langsung membagikan SK kepada para pegawai, ditemani Wakil Bupati Gus Salmanudin dan para pejabat OPD. Ia tak sekadar menyerahkan dokumen, tetapi juga membagikan semangat dan harapan kepada mereka yang selama ini berdedikasi di balik layar.
“Status ASN bukan hanya soal jabatan atau gaji, tapi sebuah panggilan hati untuk melayani bangsa dan masyarakat dengan penuh loyalitas dan integritas,” kata Bupati Warsubi dengan suara lembut namun tegas, membuat suasana penuh haru.
Anwar, Kepala BKPSDM Jombang, yang mengatur proses ini, menceritakan bagaimana keputusan mengangkat seluruh 4.101 pegawai non-ASN itu merupakan bentuk apresiasi luar biasa atas dedikasi mereka.
“Semua ini untuk memastikan tidak ada lagi yang merasa terpinggirkan dalam perjalanan pengabdian mereka,” ujarnya.
Para pegawai kini tak hanya mendapatkan status baru, tetapi juga harapan baru. Harapan untuk masa depan yang lebih pasti, kesejahteraan yang meningkat, dan kesempatan yang setara.
Dalam momen tersebut, penandatanganan Pakta Integritas membuat semua merasakan betapa babak baru telah dimulai.
Dari pekerja yang dulu tanpa kepastian, kini menjadi bagian dari sumber daya manusia pemerintah yang solid dan berkomitmen.
Di tengah guyuran hujan, doa-doa dan ucapan selamat mengalir dari hati ke hati. Seperti yang disampaikan Bupati Warsubi, “Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan petunjuk agar kita semua bisa mengabdikan diri dengan sepenuh hati.”
Hari itu bukan sekadar saksi pengangkatan resmi, tapi saksi kebangkitan semangat juang para pegawai yang selama ini tak pernah padam meski dalam tantangan. **











