Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi

Minta Ganti Rugi Efek Pertalite, 800 Ojol Pasuruan Unjuk Rasa ke Kantor Dewan

badge-check


					Polisi menutup jalur Pantura, efek dari aksi unjuk rasa driver ojol di kota Pasuruan ke gedung DPRD, Selasa, 4 November 2024. Ojol mengajukan tuntutan di depan dewa, agar Pertamina memberikan ganti rugi atas kerusakan mesih motor yang mereka paki, karena menggunakan Pertalite yang dianggap tidak sesuai standar. Foto: Tangkap layar video Instagram@seputar_pasuruan Perbesar

Polisi menutup jalur Pantura, efek dari aksi unjuk rasa driver ojol di kota Pasuruan ke gedung DPRD, Selasa, 4 November 2024. Ojol mengajukan tuntutan di depan dewa, agar Pertamina memberikan ganti rugi atas kerusakan mesih motor yang mereka paki, karena menggunakan Pertalite yang dianggap tidak sesuai standar. Foto: Tangkap layar video Instagram@seputar_pasuruan

Penulis: Yoli Andi Purnomo   |    Editor: Periyo Suwarno

PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM- Selasa pagi, 4 November 2025, sekitar 800 pengemudi ojek online di Pasuruan melakukan aksi massa di depan kantor DPRD Kota Pasuruan.

Mereka bersuara lantang menuntut perhatian serius atas penurunan kualitas bahan bakar Pertalite yang menyebabkan kendaraan mereka sering brebet dan mogok. M. Yunus, koordinator lapangan, menyampaikan langsung keluhan tersebut kepada Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. Mochammad Toyib.

Mereka menuntut agar PT Pertamina memberikan ganti rugi kepada driver akibat dirugikan menggunakan Pertalite, yang berakibat motornya mbrebet, hingga harus mengeluarkan bioaya perbaikan ganti suku cadang atau biaya service.

Para driver memulai aksi dengan konvoi motor dari beberapa titik, membawa poster dan spanduk tuntutan, sebelum akhirnya mendatangi gedung DPRD untuk orasi dan menyerahkan dokumen resmi.

Mereka menuntut tidak hanya perbaikan kualitas bahan bakar, tetapi juga kompensasi terhadap kerusakan motor, perlindungan sosial, dan tarif yang adil.

Dampak aksi ini sempat menyebabkan kemacetan hingga petugas kepolisian menutup sementara Jalan Balaikota, jalur utama Pantura, dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif.

Polisi juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi demonstrasi. DPRD Kota Pasuruan merespons aspirasi ini dengan janji menindaklanjuti sesuai kewenangan, sementara para driver masih menanti audiensi resmi dari pemerintah daerah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Janji Tuntaskan Antrean BBM Jatim Dua Hari

20 Oktober 2026 - 18:27 WIB

IHSG naik 4,16 persen atau 208,02 poin ke level 5204,63

20 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Pusat Pengembangan Bibit Ayam Petelur di Malang Senilai Rp3 T

13 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Kadin Desak Pemerintah Benahi Gas untuk Industri

13 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pengusaha Minta Restitusi Pajak Jangan Macet: Bisnis Bisa Mati

13 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Hingga Kuartal III/2026 Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Rp1,7 Triliun

9 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Kondisi Perdagangan Global. Penyebab Kedelai Mahal

6 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Naiknya Harga Cabai dan Anjloknya Harga Ayam Hidup, Ini Kata Mentan

5 Oktober 2026 - 19:51 WIB

HPP Ayam Broiler Rp23.000 Harga Jual Rp21.000

4 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Trending di Ekonomi