Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Periyo Suwarno
PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM- Selasa pagi, 4 November 2025, sekitar 800 pengemudi ojek online di Pasuruan melakukan aksi massa di depan kantor DPRD Kota Pasuruan.
Mereka bersuara lantang menuntut perhatian serius atas penurunan kualitas bahan bakar Pertalite yang menyebabkan kendaraan mereka sering brebet dan mogok. M. Yunus, koordinator lapangan, menyampaikan langsung keluhan tersebut kepada Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. Mochammad Toyib.
Mereka menuntut agar PT Pertamina memberikan ganti rugi kepada driver akibat dirugikan menggunakan Pertalite, yang berakibat motornya mbrebet, hingga harus mengeluarkan bioaya perbaikan ganti suku cadang atau biaya service.
Para driver memulai aksi dengan konvoi motor dari beberapa titik, membawa poster dan spanduk tuntutan, sebelum akhirnya mendatangi gedung DPRD untuk orasi dan menyerahkan dokumen resmi.
Mereka menuntut tidak hanya perbaikan kualitas bahan bakar, tetapi juga kompensasi terhadap kerusakan motor, perlindungan sosial, dan tarif yang adil.
Dampak aksi ini sempat menyebabkan kemacetan hingga petugas kepolisian menutup sementara Jalan Balaikota, jalur utama Pantura, dan mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif.
Polisi juga dikerahkan untuk mengamankan lokasi demonstrasi. DPRD Kota Pasuruan merespons aspirasi ini dengan janji menindaklanjuti sesuai kewenangan, sementara para driver masih menanti audiensi resmi dari pemerintah daerah.











