Penulis: Bambang Tjuk Winarno | Editor: Priyo Suwarno
MAGETAN, SWARAJOMBANG.COM– Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa hatchback Honda Brio warna putih bernomor polisi AE 1649 OT di depan Markas Kopasgat Yonko 463/Trisula Lanud Iswahyudi, Kecamatan Bendo, Magetan, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kendaraan tersebut menghantam pohon besar di sisi kiri jalur tembus Maospati menuju Goranggareng, tepat di depan pintu masuk Mako Yonarhanud 22 Pasgat.
Salah seorang personel Kopasgat setempat, yang mengenakan celana dan kaos PDL, langsung melarang koresponden meliput kejadian. Ia tidak menyebutkan alasan pelarangan, hanya menghalau agar jurnalis tidak memotret atau memberitakannya.
“Sampean dari mana? Sudah jangan memotret dan tidak usah diberitakan. Ini sudah ditangani. Pengemudinya juga tidak ada,” ujar personel tersebut sambil menyebut mobil itu menabrak pohon.
Pengguna jalan yang menyaksikan mengatakan, sebelum insiden, mobil melaju kencang dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi, kendaraan tiba-tiba belok ke kiri dan menabrak pohon besar di pinggir jalan.
“Mobil putih itu melaju kencang dari barat. Tiba-tiba belok ke kiri dan nabrak pohon itu. Entah mabuk, narkoba, atau ngantuk, saya tidak tahu,” kata seorang saksi.
Komandan Denpom V/I Madiun, Letkol CPM Juni Kurniawan S.Sos., saat dihubungi terpisah menegaskan insiden tidak melibatkan anggota TNI. Pengemudi adalah wanita bernama Indria Sisca Ayu, 28 tahun, warga Jl. Kapataru No. 10, Desa Tawanganom, Kecamatan Magetan.
Menurutnya, korban mengemudi dari Maospati ke arah Kawedanan/Goranggareng. Saat keluar dari tikungan kiri yang cukup tajam, ia diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menghantam pohon di sisi kiri jalan.
“Yang kecelakaan itu warga sipil, tidak ada keterlibatan anggota TNI. Pengemudinya diduga mengantuk, beberapa detik setelah tikungan langsung nabrak pohon. Kasus sudah ditangani Unit Laka Polres Magetan,” tegas Juni Kurniawan.
Anggota Kopasgat setempat, Kapten TNI Purwanto, mengaku tidak mengetahui kejadian karena saat itu sedang di Solo untuk pulang ke rumah.
“Saya sendiri tidak tahu, Pak Bambang. Posisi saya lagi pulang ke Solo. Iya, saya dinas di Lanud Iswahyudi,” katanya.
Sementara itu, anggota POM AU setempat, Serda TNI Andika, belum merespons konfirmasi melalui aplikasi pesan singkat hingga berita ini dikirim ke redaksi.
Kendaraan mengalami kerusakan ringan di bagian depan kiri, sementara pohon menunjukkan bekas benturan keras di bagian bawah dekat akar. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena tidak ada kendaraan lain di sekitar saat kejadian.
Beberapa personel TNI AU dan warga segera memindahkan mobil ke pinggir jalan untuk mencegah kemacetan lalu lintas. **











